SUARA PEKANBARU - Sudah tidak sabar ingin tahu resep asinan sayur Bogor? Mari simak di bawah ini!
Perlu diketahui, asinan sayur Bogor ini ternyata sering disebut oleh-oleh asinan Bogor loh. Ciri khas menu makanan dari Bogor ini terdapat di rasa asamnya.
Apalagi jika ingin dibuat dengan rasa pedas. Pastinya bakal memanjakan lidah Anda.
Meskipun rasanya asin, asam dan pedas, ternyata ada campuran manisnya juga supaya menetralkan rasa asinan sayur Bogor.
Terlebih lagi, jika asinan sayur Bogor satu ini dicampur dengan kerupuk asinan dan kacang tanah sangrai. Dijamin banget menggugah selera Anda.
Biasanya yang makan asinan sayur Bogor dari kalangan ibu-ibu yang sedang hamil karena mengidam yang asam-asam dan rasa pedas.
Namun, pria juga banyak yang suka. Apalagi makanan ini jadi ciri khas Orang Sunda.
Jangan lupa saat menyantapnya, ketika Anda menikmati pemandangan hamparan sawah dan pegunungan yang luas. Yakin cita rasanya menginspirasi pikiran Anda.
Suara Pekanbaru tentunya akan merekomendasikan cara buat asinan sayur Bogor yang dibagikan oleh Instagram @bikinmasakanmuda dari Tsani Wismono.
Baca Juga: Rasa Penasaran Netizen Terjawab! Indah Permatasari Ungkap Wajah Anaknya: Mirip....
"Boleh dong bund kasih nilai 1-10 untuk resep favorit satu ini. Semoga resepnya bermanfaat ya," ujar Tsani.
Untuk bahan asinan sayur Bogor menggunakan 14 resep yang harus disiapkan Anda. Langsung saja simak di bawah ini!
Bahan:
- Siapkan 1 buah timun yang sudah dipotong beberapa bagian
- 1 buah wortel yang sudah diiris
- 100 gram toge sebagai bahan khas sayurnya
Berita Terkait
-
Resep Soto Daging Sapi Pedas dari Hewan Kurban Idul Adha, Aroma Kuahnya Lezat Gurih-gurih Nyoy
-
Resep Daging Kambing Balado Enak Menu Makanan Idul Adha, Dijamin Anti Bau Amis, Pedasnya Bikin Nampol
-
Cara Masak Ikan Kembung Pedas yang Bikin Kangen, Luar Biasa, Belum Pernah Makan Ikan Seenak Ini! Pakai Bumbu Ini aja
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Pameran Foto "Perisai Tunas" Soroti Perlindungan Anak di Ruang Digital
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel