/
Kamis, 27 Juli 2023 | 17:06 WIB
Potret Alshad Ahmad selimuti anak harimau benggala yang mati bernama Cenora. (Instagram/@alshadahmad)

SUARA PEKANBARU - Belum lama ini Alshad Ahmad membantah virus FPV dan CPV jadi pemicu anak harimau benggala, Cenora mati diusia dininya.

Kematian Cenora tentunya menghebohkan jagad maya. Apalagi, dari pengakuan Alshad Ahmad yang sebut sudah ada tujuh bayi harimau miliknya mati.

Alshad Ahmad memberikan kabar hasil diagnostic tes kit antigen pada Cenora di laboratorium dikutip dari story Instagram @alshadahmad, Rabu (26/7/2023).

Secara tegas, Cenora mati bukan disebabkan terkena virus Feline Panleukopenia (FPV) dan Canine Parvo Virus (CPV) yang biasanya menyerang hewan.

"Update pemeriksaan Cenora. Hasil diagnostic tes kit antigen: FPV (Feline Panleukopenia): Negatif. CPV (Canine Parvo Virus): Negatif," tulis Alshad Ahmad.

Tentunya Alshad Ahmad merasa lega karena Cenora mati bukan karena dua virus berbahaya tersebut yang sering menyerang hewan harimau.

"Alhamdulillah bukan karena virus 2 di atas, gue takut banget kalo virs nyebar ke harimau lain," ujar sepupu Raffi Ahmad itu.

Selain itu, Alshad juga membantah kalau Cenora mati disebabkan karena stress. Akibat sering dipegang tangan manusia untuk dijadikan konten.

"Bukan karena stress juga, karena tidak ada gejala atau perilaku Cenora stress. Tapi tetep kita nanti keluarkan official statement-nya setelah semua pemeriksaan selesai," tegasnya.

Baca Juga: Hari Ini 27 Tahun Lalu: Peristiwa Kudatuli, Tragedi Kelam Politik Indonesia

Sebelumnya memang netizen menuding Alshad Ahmad yang menyebabkan Cenora mati lantaran sering dipegang untuk jadi konten YouTube miliknya.

Namun, Alshad Ahmad mengakui, kalau perkembangan Cenora tidak baik karena hanya air susu dari induknya, Jinora yang baik untuk pertumbuhannya.

"ASI dan Colostrum dari indukannya adalah yang terbaik. Ga ada formula atau pengganti ASI & Colostrum yang bisa samain kayak dari induknya," tukasnya.

Ia memutuskan memberikan susu dan makanan yang bergizi secara manual, karena sudah beberapa kali anak harimaunya mati disebabkan Jinora tidak bisa mengurusnya dengan baik.(*)

Load More