/
Sabtu, 29 April 2023 | 13:25 WIB
Suasana Stasiun madiun ((ponorogo.suara.com/dedy.s))

Suara Ponorogo – Prilaku tidak terpuji penumpang kereta api Kembali terulang di musim arus balik libur Lebaran 2023.

Petugas Stasiun Kereta Madiun menemukan praktek curang yang dilakukan penumpang Kereta api Turangga relasi Surabaya Gubeng – Bandung dengan membeli tiket rute pendek namun berupaya untuk turun di stasiun yang melampaui tiket yang dibelinya.

Humas Daop 7 Madiun Supriyanto mengatakan kasus prilaku tidak terpuji penumpang kereta api pada masa angkutan lebaran tahun 2023 ini mencapai sampai 4 kasus.

Supriyanto menjelaskan, modus yang dipakai penumpang nakal untuk menghindari pemeriksaan petugas adalah dengan menggunakan gerbong kereta makan untuk bersembunyi dengan berpura-pura membeli makanan saat kereta singgah d stasiun Madiun.

Lanjutnya, Setelah dilakukan pemeriksaan dan interogasi oleh petugas, ternyata yang bersangkutan yang harusnya turun di Stasiun madiun, berusaha melanjutkan perjalanan menuju Solo Balapan, tanpa membeli tiket. Sehingga KA Turangga berhenti luar biasa di stasiun Kedunggalar pada pukul 21.35 untuk menurunkan penumpang tersebut.

“KAI mengimbau kepada pelanggan KA untuk tetap disiplin saat naik kereta api, dengan melakukan perjalanan sesuai dengan relasi tiket yang telah dipesan,” ungkapnya kepada ponorogo.suara.com, Sabtu (29/4/23)

Humas KAI Daop 7 menambahkan, praktek curang seperti itu sudah terjadi beberapa kali di tahun 2023.

“KAI mengimbau kepada pelanggan KA untuk tetap disiplin saat naik kereta api, dengan melakukan perjalanan sesuai dengan relasi tiket yang telah dipesan,” jelas Supriyanto.

Dari data yang dirilis KAI, sejumlah kereta pernah menemukan penumpang yang berusaha turun di stasiun yang tidak sesuai dengan relasi tiketnya.

Baca Juga: Dua Pilihan PPP di KIB Usai Dukung Ganjar: Gabung dengan PDIP atau Cabut dari Koalisi

Di KA Sancaka, petugas menemukan praktek curang pada jumat (3/3). Petugas terpaksa menurunakan 2 penumpang karena relasinya habis di stasiun Madiun, namun hendak berlanjut ke Yogyakarta tanpa tiket. KA Sancaka tambahan berhenti luar biasa di stasiun Kedunggalar untuk menurunkan kedua orang tersebut.

Masih di KA sancaka, petugas juga menemukan 2 orang penumpang KA Sancaka relasi Yogyakarta - Surabaya, pada 10 April yang habis di relasi Madiun, namun Melanjutkan ke Mojokerto tanpa tiket. KA Sancaka berhenti luar biasa di stasiun Saradan guna menurunkan penumpang tersebutSus

Sementara itu, Di KA Argo Wilis, rabu (22/3) petugas menemukan penumpang dengan tiket habis relasi Madiun, namun hendak melanjutkan ke Surabaya tanpa tiket. KA Argo Wilis berhenti luar biasa di stasiun Saradan, untuk menurunkan penumpang tersebut.

Load More