/
Kamis, 17 Agustus 2023 | 07:10 WIB
Suasana Rutan kelas IIB Ponorogo (ponorogo.suara.com/dedy.s)

SUARA PONOROGO - Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia yang ke-78 menjadi momentum spesial bagi para warga binaan di Rumah Tahanan Kelas 2B Ponorogo.

Sebanyak 186 narapidana (napi) di Rutan ini diberikan penghargaan berupa pemberian remisi, sebagai bentuk pengakuan terhadap kepatuhan mereka terhadap peraturan yang berlaku di dalam lingkungan penjara.

Menurut Kepala Rutan Kelas 2B Ponorogo, Agus Yanto, remisi kemerdekaan ini diberikan setelah melewati proses seleksi yang ketat. Dari total 317 napi yang ada, 186 di antaranya memenuhi persyaratan baik dari segi administratif maupun substantif.

"Kami hanya memberikan remisi kepada mereka yang telah menjalani kurungan minimal selama 6 bulan dan tidak terlibat dalam pelanggaran aturan di dalam rutan," kata Agus.

Pemberian remisi tidak diberikan dengan ukuran yang sama untuk setiap narapidana. Menurut Agus, besaran remisi bervariasi antara 1 hingga 6 bulan, tergantung pada kasus hukum dan perilaku masing-masing warga binaan.

Pendekatan ini dilakukan sesuai dengan kebijakan yang diambil untuk setiap individu demi memastikan keadilan dalam pemberian penghargaan tersebut.

Tidak hanya itu, dalam rangka memperingati kemerdekaan RI yang ke-78, tiga napi juga mendapatkan remisi khusus yang membuat mereka langsung bebas.

Hal ini menjadi momen bahagia tidak hanya bagi para narapidana yang mendapatkan pengurangan masa hukuman, tetapi juga bagi keluarga mereka yang merasakan sukacita menjelang peringatan kemerdekaan bangsa.

Dengan adanya pemberian remisi ini, diharapkan bahwa semangat kepatuhan dan perbaikan perilaku yang ditunjukkan oleh para narapidana dapat menjadi contoh positif bagi yang lainnya.

Baca Juga: AS Roma Boyong Renato Sanches dan Gelandang Argentina yang Robek Gawang Timnas Indonesia

Selain itu, remisi ini juga menjadi langkah konstruktif dalam upaya rehabilitasi dan reintegrasi sosial narapidana, sehingga mereka dapat kembali berkontribusi dalam masyarakat setelah bebas.

Semangat kemerdekaan yang dirayakan dalam suasana berbeda di Rumah Tahanan Kelas 2B Ponorogo ini memperlihatkan bahwa semangat nasionalisme dan penghormatan terhadap hukum dapat terjalin di setiap lapisan masyarakat, termasuk di dalam lingkungan penjara.

Load More