Poptren.suara.com - Mi instan adalah salah satu makanan favorit bagi masyarakat Indonesia. Dengan harga yang murah dan praktis cara membuatnya, menjadikan banyak orang semakin menyukai makanan instan ini. Kini mi instan telah tersedia dengan banyak varian rasa sehingga membuat penikmatnya tidak bosan untuk mencicipinya.
Mi instan seringkali menjadi pilihan bagi mereka yang tidak sempat untuk memasak. Juga menjadi pilihan terakhir bagi anak kos di akhir bulan jika uangnya sudah menipis. Ada juga yang mengatakan makan mi instan akan terasa nikmat jika cuaca sedang hujan dan dingin.
Dibalik rasanya yang nikmat terdapat sebuah fakta bahwa makanan mi instan memiliki kandungan gizi yang sedikit dan bahkan tidak baik untuk kesehatan.
Mi instan memiliki kandungan karbohidrat dan garam yang tinggi, namun rendah protein, vitamin, dan mineral. Karena kandungan karbohidratnya yang tinggi membuat mi instan ini tidak dianjurkan untuk dikonsumsi secara berlebihan.
Dikutip dari Yoursay.id, yang merangkum dari Hellosehat dan Alodokter, ada beberapa dampak negatif apabila sering konsumsi mi instan, yaitu :
1. Sindrom metabolik
Sindrom metabolik adalah kondisi yang dapat meningkatkan risiko penyakit berbahaya pada seseorang seperti penyakit jantung, stroke, dan diabetes.
Sebuah penelitian yang dilakukan di Korea Selatan yang melibatkan 3.000 mahasiswa dengan rentang usia 18 - 29 tahun, menunjukkan bahwa mahasiswa yang mengonsumsi mi instan sebanyak 3 kali atau lebih dalam seminggu mengalami kenaikan pada tekanan darah dan glukosa dalam darah. Sedangkan mahasiswa yang hanya memakan mi instan 1 kali dalam sebulan menunjukkan tekanan dan gula darah yang normal.
2. Gangguan pencernaan
Baca Juga: Wanita Ini Masak Mie Goreng dengan Cara Unik, Kuncinya Ada di Freezer: Oh Begitu
Kandungan serat yang rendah dan terdapat tambahan bahan pengawet tertiary-butyl hydroquinone (TBHQ) yang merupakan bahan dasar minyak yang terkandung dalam produk pestisida sehingga perlu waktu yang lama bagi tubuh untuk mencerna bahan pengawet tersebut sehingga tidak menutup kemungkinan tubuh akan terpapar zat berbahaya tersebut.
3. Obesitas
Seperti yang disebutkan sebelumnya, mi instan memiliki kandungan kabohidrat yang tinggi. Dengan kata lain memiliki kalori yang tinggi juga. Dalam satu bungkus mi instan bisa mengandung 14 gram lemak jenuh dan kandungan tersebut sudah memenuhi 40 persen dari kebutuhan gizi harian.
Memang memakan mi instan akan terasa kenyang, sayangnya nilai gizi di dalamnya belum cukup untuk memenuhi kebutuhan gizi harianmu. Jadi, sudah mengerti bukan mengapa kamu tidak boleh memakan mi instan dengan nasi.
4. Gangguan ginjal
Mi instan memiliki kandungan garam yang tinggi. Jika dikonsumsi secara berlebihan akan mengganggu fungsi dan kerja dari organ ginjal.
Akibatnya adalah dapat memicu penumpukan natrium dan cairan pada tubuh, sehingga memicu pembengkakan pada kaki serta penumpukan cairan pada jantung dan paru-paru.
5. Penyakit jantung
Dampak negatif yang terakhir adalah dapat menyebabkan penyakit jantung. Pasti kalian sudah mengetahui bahwa dalam mi instan terkandung bahan kimia monosodium glutamat (MSG) atau yang lebih sering disebut dengan micin.
Memang rasanya gurih dan lezat namun sayangnya dibalik kelezatannya bahan tersebut dapat menyebabkan tekanan darah tinggi. Ketika tekanan pada darah terus meninggi akibatnya akan memicu berbagai gangguan pada jantung.
Dampak berbahaya seperti yang tertulis diatas akan kamu dapatkan apabila terlalu sering memakan mi instan. Jangan mudah tergiur dengan harga murah dan rasanya yang enak ya, bestie !
Ada baiknya jika kamu memakan mi instan satu kali dalam sebulan atau bisa satu kali dalam seminggu. Jangan lupa juga untuk mengonsumsi sayuran dan buah setelah mengonsumsi mi instan agar gizimu tetap terjaga.
Good Luck !
Tag
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 7 Rekomendasi sesuai Review
- Air Mawar Viva Dipakai Kapan? Ini Urutan Pemakaian dan Review Pembeli
Pilihan
-
Polisi Bubarkan Massa Aliansi Pati yang Galang Donasi di Depan DPR
-
Kemenag Bantah Nasaruddin Umar Mundur dari Menag: Isu Bursa Caketum PBNU Itu Spekulasi Liar
-
Menag Nasaruddin Umar Bantah Mundur: Itu Ada Orang yang Panik
-
Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
-
Dari Pengumpul Data Hingga Perantara, Bagaimana DSI Bekerja
Terkini
-
Ada Jejak Indonesia di Gua Australia, Dua Lukisan Kapal Jadi Kunci Misteri Ratusan Tahun
-
Mengerikan! Rekaman Banjir Bandang di Himalaya Tewaskan 98 Orang, Lebih dari 400 Hilang
-
Tim Alfa TNI Sudah Terjun ke Way Kambas, Apakah Juga Dikerahkan ke Karhutla Sumsel?
-
Bisnis Tiba-Tiba Viral? Ini Tantangan yang Menunggu di Balik Lonjakan Pesanan
-
Saya Kurang Tidur! 3 Kata Pelatih Thailand Usai Gagal Juara Piala AFF 2026
-
Wali Murid SDIP Pamulang Murka, Sebut Rektor UIN Syarif Hidayatullah Tak Cerminkan Sosok Pendidik
-
PLN ULP Ampera Jadwalkan Pemadaman Listrik 3 Jam, Cek Wilayah Terdampak
-
Muktamar NU ke-35 Memanas, 6 Kritik Tajam dari Halaqah Ulama Jombang untuk Kepemimpinan PBNU
-
Drama! Vietnam Juara Piala AFF 2026 Meski Pemain Thailand Cetak 4 Gol
-
PTBA Borong Empat Penghargaan ISEA 2026, Tegaskan Transformasi Keselamatan Kerja