Poptren.suara.com - Bestie, kamu termasuk orang yang punya rambut panjang dan sering dikuncir? Orang yang memiliki rambut panjang pasti terbiasa dengan gaya kuncir rambut buntut kuda atau ponytail. Padahal kalau terlalu sering dikuncir, bisa berbahaya lho bestie !
Gaya kuncir rambut buntut kuda sendiri merupakan satu dari sedikit gaya kuncir rambut paling sederhana yang sangat populer di kalangan pemilik rambut panjang.
Tapi satu hal yang banyak tidak orang ketahui adalah, gaya kuncir tersebut ternyata tidak baik untuk kesehatan. Ditulis Metro, reaksi paling umum yang terjadi saat seseorang mengikat rambut dengan gaya tersebut adalah sakit kepala atau migrain.
Hal tersebut terjadi karena kulit kepala dan sekitar wajah akan tertarik dan membuat ujung saraf mengalami rasa sakit di kepala.
Gaya kuncir rambut itu juga menyebabkan rasa sakit pada bagian punggung dan leher. Bahkan semakin tebal rambut, maka akan semakin kuat tekanan yang dirasakan. Bahkan ada beberapa kasus ekstrim, gaya kuncir tersebut dapat menyebabkan alopecia atau kerontokan, serta menyebabkan akar folikel rambut melonggar.
Dalam beberapa kasus, penerapan kuncir rambut tersebut dapat menyebabkan kebotakan di bagian atas kepala. Ancamam tersebut dapat diperbaiki dengan berhenti memberikan tekanan di kepala dan jangan menguncir rambut terlalu ketat.
Pastikan sesekali rambut tergerai dan oleskan nutrisi agar rambut tetap sehat ya!
Sumber : suara.com
Baca Juga: 3 Cara Agar Rambut Tidak Mengembang, Kusut, dan Sulit Diatur
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
Terkini
-
Paradoks Wisata Libur Lebaran: Berangkat Cari Ketenangan, Pulang Bawa Pegal Linu Sekujur Badan
-
Krisis Energi, Presiden Korsel Minta Warga Mandi Jangan Lama-lama, Cas HP Hanya Siang
-
Profil Mayjen TNI Bosco Haryo Yunanto Kandidat Kuat Kepala BAIS TNI
-
Marco Polo: Influencer Perjalanan Pertama yang Memviralkan Eksotisme Timur
-
Kebijakan WFA ASN Pasca Lebaran Resmi Diberlakukan, Absen Daring Diperketat
-
Blak-blakan Pelatih Bulgaria Akui Ngeri Hadapi Timnas Indonesia: Skuad Garuda Makin Tangguh!
-
Viral Tuduhan Buang Sampah ke Kali Pesanggrahan, DLH DKI: Itu Titik Penampungan Resmi
-
Penerimaan Bea Cukai Tumbuh 7% di Maret 2026, Purbaya Akan Lebih Galak ke Rokok Ilegal
-
3 Perangkat Vivo Siap Debut Akhir Maret 2026: Ada HP Flagship Kamera dan Tablet Anyar
-
Studi: Karbon Biru Bisa Tekan Emisi Dunia, Mengapa Banyak Negara Belum Menggunakannya?