/
Jum'at, 12 Agustus 2022 | 08:39 WIB
Tim kuasa hukum keluarga Brigadir Yosua, Kamaruddin Simanjuntak memberikan keterangan kepada wartawan usai menyerahkan surat permohonan kepada Bareskrim Polri, Jakarta, Selasa (2/8/2022). (ANTARA/Laily Rahmawaty)

Poptren.suara.com – Kamaruddin Simanjuntak selaku kuasa hukum keluarga Brigadir J mengungkapkan indormasi yang sungguh mengejutkan tentang dugaan motif penembakan terhadap Brigadir J.

Ia mengungkapkan bahwa ada dua motif yang melatar belakangi pembunuhan Brigadir J.

Dalam program Hot Room di stasiun swasta, Metro TV, Kamaruddin membeberkan dugaan motif pembunuhan Brigadir J adalah dendam dan asmara.

Motif dendam dipicu perlakuan Ferdi Sambo dan istrinya yang lebih sayang pada Brigadir J ketimbang ajudan yang lain. Hal ini diduga menimbulkan rasa iri di antara ajudan yang lain.

Kemudian ada pula dugaan perselingkuhan. Kamaruddin mengatakan, Brigadir J memiliki informasi perihal kekasih gelap Irjen Ferdy Sambo yang belakangan dugaan perselingkuhan ini diketahui istrinya, Putri Candrawathi. 

Kamaruddin menduga, Brigadir J dibunuh karena Ferdy Sambo menyangka Brigadir J yang membocorkan perselingkuhannya kepada istrinya.

Yang lebih mengejutkan, Kamaruddin mengungkap pembunuhan ini terkait dugan bisnis kotor internal Polri yang meliputi tata kelola sabu-sabu, miras dan judi.

"Perkara ini mmanga adakiatanya dengan perempuan, ada kaitanya dengan tata kelola sabu-sabu, miras dan judi. Ada yang memberi infrmasi ke saya bahwa ini semua kaitanya dengan tata kelola judi, tata kelola sabu-sabu," ujar dia. 

"Ada bisnis di antara mereka," ungkap Kamaruddin di Jakarta, Rabu, 10 Agustus 2022.

Baca Juga: Kapolri Bubarkan Satgassus yang Dipimpin Irjen Ferdy Sambo

Kamaruddin meminta Kapolri Jenderal Listyo Sigit untuk menuntaskan keterlibatan mafia sabu-sabu dan judi di balik kematian Brigadir J. Bila perlu, melibatkan pihak luar untuk mengusut tuntas motif pembunuhan Brigadir J.

"Ini tugas Kapolri untuk tuntaskan. Mereka (polisi) tersandera dalam lumpur itu, ini harus terlibat angkatan darat laut dan udara. Harus ada TNI yang masuk," kata dia.

Selain itu, Kamaruddin menyebut pembunuhan Brigadir J didasari dendam Ferdy Sambo kepada kliennya. Sebelum penembakan, Brigadir J disebut memberi tahu istri Ferdy Sambo, Putri Candrawati bahwa suaminya menemui perempuan lain.

"Ada motif soal perempuan lain juga, saat itu almarhum memberikan informasi kepada Puteri Candrawati bahwa Sambo sedang pergi ke rumah selingkuhannya," ujarnya.

Irjen Dedi Pasetyo, Kadiv Humas Polri, yang hadir pada program itu secara virtual menjelaskan semua dugaan mengenai motif kejahatan harus dibuktikan dengan fakta hukum. 

Ia mempersilakan jika ada bukti yang mengarah ke digaan itu agar melaporkan ke Bareskrim. Komitmen Kapolri akan menindak jika ada anggota yang tebukti bersalah.

Load More