Poptren.suara.com - Sekuel dari The Gifted yang tayang pada 2018 ini berjudul The Gifted Graduation. Kali ini hanya disutradarai oleh Waa Waasuthep Ketpetch. Sutradara Waasuthep kembali dengan Nanon Korapat, Gun Atthapan, Chimon Wachirawit, dan pemeran lama serta baru dalam The Gifted Graduation. Memiliki 13 episode, siap-siap untuk gak napas setiap episodenya, karena banyak konflik-konflik baru dan kecurigaan baru yang akan dihadapi murid The Gifted.
Berlatar dua tahun berselang setelah pertarungan murid The Gifted angkatan 2018. Kelas Gifted berhasil ditiadakan, kesenjangan sosial di Ritdha Wittayakom juga ditiadakan. Semuanya sama dan setara. Keadaan berlangsung tentram hingga pada tahun ajaran 2020, tepatnya tahun terakhir murid gifted angkatan 2018.
Pada tahun ajaran 2020 muncul murid baru bernama Time (Patrick Nattawat), ia dikenal dengan otaknya yang cerdas. Time masuk ke Ritdha Wittayakom dengan berharap akan masuk ke dalam kelas Gifted. Namun keinginannya teredam karena ternyata disekolah ini program itu tidak ada lagi. Time yang kesal bahkan mengadakan kampanye habis-habisan agar kelas Gifted diadakan kembali.
Hal ini memantik emosi Third (Phuwin Tangsakuyen) murid tingkat 2 yang memiliki posisi sebagai penjaga keamanan. Hal ini jugalah yang membuat murid The Gifted angkatan 2018 menyekap Time dan melarangnya melakukan hal-hal gila. Time memberontak dan membuat mereka menyalakan clip suara untuk perangsang otak dengan kemampuan khusus. Ternyata Time juga salah satu dari mereka.
Berdasarkan voting siswa, seleksi kelas Gifted dapat dilakukan kembali. Namun kali ini ada pengawas dari kementrian bernama Darin. Hasil seleksi menunjukan ada sepuluh murid Gifted baru, ternyata Third, dan Time sama-sama lolos seleksi. Satu lagi teman mereka bernama Grace (Prim Chanikan)Masalah mulai timbul dari siswa angkatan Gifted 2020 yang merasakan sakit kepala luar biasa hingga harus dirawat dengan khusus. Hanya Grace yang tidak merasakan sakit itu, dapatkan Grace, dan teman-teman Gifted lainnya menemukan solusi?
The Gifted Graduation menceritakan pertarungan terakhir antara murid Gifted dan pendiri sekolah mereka sekaligus penggagas program Gifted, Pak Supot. Sejarah pendirian program Gifted, masa lalu yang kelam. Hingga balas dendam yang terselubung. Bahkan pengkhianatan demi pengkhianatan antar orang yang paling dipercayai.
Episode demi episode disajikan dengan konflik intensitas tinggi yang menguras emosi penonton.
Sumber : Yoursay.id
Baca Juga: Oishi dan GMMTV Akan Menghadirkan 3 Mini Series dari 3 Pasangan Favorit
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
-
KPK Amankan Uang Ratusan Juta Rupiah Saat OTT di Depok
-
KPK Gelar OTT Mendadak di Depok, Siapa yang Terjaring Kali Ini?
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
Terkini
-
Jakarta Pertamina Enduro Sikat Electric PLN 3-0, Servis Mematikan Jadi Kunci Kemenangan
-
Peringkat Kredit Indonesia di Moodys Tetap Baa2, Alarm Bagi Kepercayaan Investor?
-
Review Film Warrior (2011): Drama Keluarga Mengharukan di Balik Ring MMA
-
Persib Bandung Gaet Sergio Castel: 5 Poin Penting Rekrutan Anyar Pangeran Biru
-
Gus Ipul Serukan Gerakan Peduli Tetangga, Perkuat Data Lindungi Warga Rentan
-
DPR RI Awasi Pengembangan Kawasan Wisata di Area Rencana Proyek Giant Sea Wall
-
Waspadai Malut United, Bojan Hodak Sesumbar Siapkan Kejutan
-
Sudah Tiba di Jakarta, PM Australia Segera Bertemu Prabowo di Istana
-
Gus Ipul dan Kepala Daerah Komitmen Buka 8 Sekolah Rakyat Baru
-
Media Italia Bongkar Isi Pembicaraan Jay Idzes dengan John Herdman