Poptren.suara.com - Salman Rushdie, seorang penulis buku yang penuh kontroversi The Satanic Verses atau Ayat-ayat Setan ditikam 15 kali saat dirinya manggung di sebuah acara di Chatauqua, New York pada Jumat (12/8/2022) waktu setempat. Sang penulis kini kondisinya kritis.
Menurut agensi Rushdie, organ tubuh sang penulis mengalami kerusakan parah dan berpotensi cidera permanen.
Melansir Suara.com yang mengutip dari CNN, pelaku penikaman yang belum diketahui identitasnya itu telah ditangkap dan ditahan aparat kepolisian setempat.
Akibat insiden penikaman itu, panggung acara yang merupakan acara sastra itu pun berubah jadi panggung berdarah.
Orang-orang yang hadir berlarian ketakutan keluar acara.
Lantas siapakan sosok Salman Rushdie yang karyanya kerap menuai kontroversi itu?
Profil Salman Rushdie
Salman Rushdie lahir di Mumbai, India, pada 19 Juni 1947, yang berarti usianya saat ini 75 tahun.
Ia merupakan sastrawan penting di akhir abad ke-20 yang dikenal dengan gaya tulisan campuran unik, yakni antara sejarah dan realisme magis.
Baca Juga: Taman Wisata Iman Sidikalang, Gambaran Indahnya Toleransi Beragama
Salman Rushdie lahir dari keluarga Muslim India, dan dia sudah menjadi warga negara AS sejak tahun 2016 dan tinggal di New York.
Awalnya ia sempat tinggal di Inggris kemudian bersembunyi di New York hingga mendapatkan status warga negara AS.
Sempat jarang muncul ke publik dan menggunakan nama samaran, hingga sejak insiden 11 September 2001, Salman Rushdie berani muncul dengan nama asli lantang bersuara hingga saat ini.
Penulis buku The Satanic Verses (Ayat-ayat Setan)
Salman Rushdie dikenal sebagai penulis kontroversial yang banyak menuai kecaman khususnya dari kalangan negara Muslim.
Salman Rushdie merilis buku novel di tahun 1988, yakni The Satanic Verses (Ayat-ayat Setan). Buku ini sangat kontroversial lantaran dinilai menghina Nabi Muhammad oleh mayoritas umat Muslim.
Dari penulisan buku ini, Salman Rushdie seringkali menerima kecaman keras dari banyak umat Muslim.
Berbagai otoritas muslim, salah satunya Ayatollah Khomeni (pemimpin Iran), pun menyerukan agar Rushdie dibunuh karena tulisannya dinilai menyesatkan.
Karyanya itu banyak dilarang beredar di banyak negara mayoritas Muslim, karena dianggap menghina sosok Nabi Muhammad SAW.
Dalam buku karangannya itu, Salman Rushdie menceritakan tokoh bernama Mahound yang banyak disebut merujuk pada nama Muhammad.
Salman Rushdie 'Halal' untuk dibunuh
Iran resmi melarang buku Ayat-ayat Setan pada 1988. Bahkan setahun setelahnya, pemimpin Iran Ayatollah Khomaeni sampai mengeluarkan fatwa Salman Rushdie 'halal' untuk dibunuh.
Iran juga menawarkan imbalan hingga 3 juta dolar AS bagi siapa saja yang berhasil mencabut nyawa Salman Rushdie.
Penghargaan Salman Rushdie
Sebanyak 13 bukunya pernah memenangkan sejumlah penghargaan. Di antaranya, Booker Prize untuk Midnight's Children pada 1981 dan Booker of Bookers untuk novelnya pada tahun 1993.
Pada tahun 1983, Rushdie terpilih menjadi anggota Royal Society of Literature, organisasi sastra senior Inggris. Ia juga diangkat sebagai Commandeur de l'Ordre des Arts et des Lettres of France pada 1999.
Lalu, pada Juni 2007, Ratu Elizabeth II memberinya gelar kebangsawanan atas jasanya di bidang sastra. Pada tahun 2008, The Times menempatkannya di urutan ke-13 dalam daftar 50 penulis Inggris terbesar sejak tahun 1945.
Rushdie menetap di Amerika Serikat pada tahun 2000. Disana, ia dipilih sebagai Distinguished Writer in Residence di Arthur L. Carter Journalism Institute of New York University, tepatnya pada tahun 2015.
Rushdie juga sempat mengajar di Universitas Emory dan terpilih dalam American Academy of Arts and Letters. Pada tahun 2012, ia menerbitkan buku Joseph Anton: A Memoir, kisah hidupnya usai kontroversi buku The Satanic Verses.
Ditikam di Panggung New York
Seorang reporter Associated Press menyaksikan seorang pria menyerbu panggung acara dan menikam Salman Rushdie di bagian leher. Rushdie saat itu langsung terjatuh ke lantai.(*)
Sumber : selebtek.suara.com
Berita Terkait
-
WhatsApp Versi Beta Siapkan Foto Profil Avatar
-
Detik-detik Salman Rushdie Si Penghina Nabi Ditikam 15 Kali Saat Manggung Di New York, Kini Kondisinya Kritis
-
Profil Fadil Imran, Kapolda Metro Jaya yang Peluk dan Cium Sambo: Asal, Istri, Anak, Rekam Jejak, Harta Kekayaan
-
Terancam Buta, Ini 4 Fakta Penikaman Penulis Kontroversial Salman Rushdie
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
Terkini
-
Pesulap Merah Murka Dituduh Abaikan Almarhumah Istri yang Berjuang Melawan Penyakit
-
7 HP Terbaru di 2026 Spek Premium, Performa Flagship Mulai Rp3 Jutaan
-
Spesifikasi dan Harga Motor Listrik Polytron, Mulai Rp11 Jutaan
-
Timbulkan Kegaduhan, Kemensos Aktifkan Kembali BPJS PBI Khusus Pasien Cuci Darah
-
Wamendagri Wiyagus Tekankan Sinergi Daerah Sukseskan MBG dan Kopdeskel Merah Putih
-
Setelah Selingkuh dan Poligami, Video Insanul Fahmi Joget Bareng Teman Viral, Istri Ikut Nge-like
-
PANI Tutup 2025 dengan Pra Penjualan Rp4,3 Triliun, Capai Target 100%
-
Kalender Lengkap Formula 1 Musim 2026, Seri Mana yang Paling Kamu Tunggu?
-
Soal Bantuan Korban Gempa Pacitan, Ini Kata Wagub Jatim
-
Program Makan Bergizi Tetap Jalan Selama Ramadan, BGN Siapkan Empat Skema Pelayanan Ini!