- PANI raih pra penjualan Rp4,3 triliun pada 2025, capai target 100% secara presisi.
- Diversifikasi seimbang: Residensial (47%), Kaveling (28%), dan Komersial (25%).
- Fokus pada strategi prudent dan penguatan ekosistem terintegrasi di kawasan PIK2.
Suara.com - PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) menunjukkan resiliensi di tengah dinamika ekonomi global dengan berhasil menutup tahun buku 2025 lewat pencapaian target pra penjualan (marketing sales) sebesar 100 persen.
Strategi pengembangan yang berhati-hati dan fokus pada kualitas kawasan menjadi kunci utama keberhasilan emiten pengembang properti ini.
Sepanjang tahun 2025, PANI membukukan angka pra penjualan sebesar Rp4,3 triliun. Performa ini dianggap sebagai cerminan fundamental perusahaan yang kokoh dalam membaca arah permintaan pasar, meskipun siklus industri properti nasional sedang mengalami penyesuaian.
Keberhasilan PANI tidak bertumpu pada satu segmen saja, melainkan melalui komposisi produk yang terdiversifikasi dengan baik dimana segmen residensial berkontribusi sebesar Rp2,0 triliun (47%), kaveling tanah komersial menyumbang Rp1,2 triliun (28%) dan produk komersial: mencatatkan nilai Rp1,07 triliun (25%).
Presiden Direktur PANI, Sugianto Kusuma, menyatakan bahwa tahun 2025 merupakan periode konsolidasi yang sehat bagi perseroan. Ia menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara pertumbuhan bisnis dan kehati-hatian terhadap daya beli masyarakat.
"Pencapaian 100% target pra penjualan menunjukkan bahwa strategi pengembangan kawasan PIK2 yang terintegrasi dan relevan dengan kebutuhan pasar tetap mendapatkan kepercayaan penuh dari konsumen maupun investor," ujar Aguan panggilan akrabnya dikutip Sabtu (7/2/2026).
Menatap masa depan, PANI berkomitmen untuk terus menerapkan strategi pengembangan yang prudent. Fokus utama perseroan tetap pada penciptaan nilai jangka panjang melalui penguatan ekosistem di kawasan PIK2 serta optimasi portofolio produk. Dengan disiplin pengelolaan tersebut, PANI optimistis dapat memperkuat posisinya sebagai pemain utama di pasar properti nasional.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Kabar Duka! Legenda Persija Si Macan Betawi Tan Liong Houw Tutup Usia
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
Terkini
-
BRI Apresiasi Penempatan Dana SAL Pemerintah, Fokus Pembiayaan Produktif untuk Akselerasi Ekonomi
-
Dolar AS Diproyeksi Perkasa Ditopang Wall Street, Rupiah Bisa Anjlok Lagi?
-
Trump Mau Pecat Gubernur The Fed, Malah Kena 'Tampar' Mahkamah Agung!
-
Kilang Terbesar Arab Kembali Dibuka, Harga Minyak Dunia Mulai Stabil
-
Harga LNG Dipangkas, Mampukah Bendung PHK?
-
Harga Gas untuk Industri Turun, Dasco: Kabar Gembira untuk Buruh
-
Pendaftaran Beasiswa LPDP Tahap II 2026 Resmi Dibuka, Cek Jadwal dan Rinciannya
-
Pasokan Gas Murah Seret, Kemenperin Minta AGIT Dicabut demi Tak Ada PHK
-
DEN: Rupiah Melemah saat Kepercayaan pada Pemerintah Tergerus
-
Investor Ritel Kini Bisa Punya Analis Saham Berbasis AI