Poptren.suara.com - Kulit buah merupakan salah satu sampah dapur yang sering ditemui. Tapi jangan salah, kulit buah ternyata mengandung nutrisi yang baik bagi tanaman. Salah satu cara memanfaatkan sampah kulit buah adalah dengan menjadikannya sebagai pupuk.
Walau pupuk komersial dapat ditemui dengan mudah di pasaran, namun penggunaan pupuk organik akan jauh lebih memuaskan. Dengan mendaur ulang kulit buah menjadi sesuatu yang lebih bermanfaat, kita dapat membantu mengurangi potensi tumpukan sampah di lingkungan loh.
Berikut beberapa kulit buah yang bermanfaat untuk pupuk.
1. Kulit Pepaya
Beberapa hasil penelitian menyatakan bahwa penggunaan kulit pepaya untuk tanaman lebih baik daripada pupuk komersial. Kulit pepaya kaya akan mikroba dan nutrisi bagi tanah seperti mineral, potasium, protein dan beta karoten.
2. Kulit Apel
Kulit apel diperkaya dengan vitamin A, vitamin C, zat besi, kalsium, fosfor, asam folat, dan potasium yang bermanfaat bagi pertumbuhan tanaman. Beberapa sumber menyatakan bahwa penggunaan pupuk bagi bunga yang terbuat dari kulit apel justru tidak meninggalkan bau, hal ini bagus bagi tanaman karena tidak akan mengundang serangga untuk datang.
3. Kulit Mangga
Mengandung asam folat, vitamin A, vitamin C, vitamin B6, serat, potasium, dan zat tembaga membuat kulit manga sangat cocok digunakan sebagai pupuk organik bagi tanaman. Kulit mangga dapat digunakan sebagai pupuk organik untuk bunga, tumbuhan obat-obatan, dan sayuran karena dapat meningkatkan pertumbuhan bagi tanaman.
Baca Juga: 4 Alasan Kamu Harus Kuliah di Bandung
4. Kulit Jeruk
Kandungan kalium, kalsium, zat besi, dan seng yang ada pada kulit jeruk sangat baik untuk pertumbuhan sayuran hijau dan buah-buahan lainnya. Kandungan tersebut dapat membantu memperbaiki kualitas tanah dan memenuhi kebutuhan mikronutrien tanaman.
Kulit jeruk juga kaya akan nitrogen, zat yang sangat penting dan baik untuk pupuk. Zat ini dapat membantu pertumbuhan daun dan bunga yang bagus bagi tanaman.
5. Kulit Pisang
Salah satu buah yang paling sering dikonsumsi ini memiliki banyak kandungan baik pada kulitnya. Kandungan potasium, nitrogen, dan fosfor pada kulit pisang merupakan zat penting yang bermanfaat pada proses pemupukan. Makronutrien tersebut dapat mendorong pertumbuhan tanaman yang lebih sehat dan membantu kekebalan terhadap serangan hama.
Sumber : Yoursay.id
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
Pilihan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
Terkini
-
Surya Paloh Titip Masa Depan Indonesia ke Anak Muda: Tak Bisa Lagi Berharap pada Generasi Tua
-
Sempat Kabur ke Depok, Begal Driver Lalamove di Gunung Masigit Akhirnya Diringkus Polisi
-
Polresta Solo Amankan Dua Pemuda Bawa Clurit di Jebres, Ini Kronologinya
-
Pofesi HR Kini Tak Hanya Urus Administrasi, Tapi Juga Menuju Mitra Strategis Bisnis
-
Waketum PSSI Ratu Tisha Kenalkan Liga Universitas Coca-Cola di Forum PBB
-
Liburan ke Bali Sambil Nonton Festival Musik, Ini Deretan Destinasi Seru di Bali Selatan
-
Prananda Paloh Resmi Pimpin Garda Pemuda NasDem, Surya Paloh Beri Pesan Menyentuh
-
Mengapa Banyak Proyek AI di Perusahaan Indonesia Mandek? Ternyata Bukan Salah Teknologinya
-
Keluar dari 'Zona Tidak Aman', Sarwendah Pilih Tinggalkan Rumah Gono-gini Ruben Onsu
-
Sambut Minat Besar Investor, PLN Siapkan Kontrak Jangka Panjang untuk Akselerasi Proyek PSEL