/
Selasa, 16 Agustus 2022 | 17:30 WIB
Ilustrasi pemerkosaan anak di bawah umur. [Istimewa] (suara.com)

Poptren.suara.com – Tindak kasus pencabulan terhadap santri yang menuntut ilmu di pondok pesantren (Ponpes) kembali terjadi. Menurut keterangan Polresta Bandung, kejahatan tersebut diduga dilakukan oleh seorang pimpinan ponpes di Kabupaten Bandung.

Menurut Kapolresta Bandung Kombes Pol Kusworo Wibowo, pihaknya mencatat ada dua orang yang menjadi korban pencabulan tersebut. Diduga aksi pencabulan itu telah dilakukan sejak 2015.

"Yang ada di kami itu ada dua korban, dengan nama-nama yang lain itu status sebagai saksi, namun bukan saksi yang melihat kejadian, tapi saksi yang mendengar cerita dari korban," kata Kusworo.

Lebih detail, kasus pencabulan tersebut diketahui terjadi di pondok pesantren yang berada di Desa Gandasari, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

Sementara dari penuturan kuasa hukum, tercatat ada belasan korban akibat pencabulan tersebut.

Kusworo memastikan pihaknya pun proaktif untuk mendatangi para korban demi mencari titik terang atas kasus pencabulan tersebut.

"Kami menindaklanjuti, dan mendalami kasus ini menjadi atensi, supaya bisa kami usut tuntas," kata dia.

Menurutnya, kini pimpinan pondok pesantren yang merupakan terduga pelaku sudah tak lagi tinggal di pondok pesantren tersebut. Keberadaan pimpinan ponpes itu pun menurutnya berpindah-pindah.

Sumber: jabar.suara.com.

Baca Juga: Gila! Duda ini Perkosa Nenek 77 Tahun Sampai Meninggal Dunia

Load More