/
Minggu, 21 Agustus 2022 | 12:40 WIB
Peretasan data pelanggan Indihome. (Twitter/@secgron via Suara.com)

Poptren.suara.com – Beberapa waktu lalu heboh soal kebocoran data pelanggan PLN. Belum selesai permasalahan yang terjadi, terbaru giliran layanan internet Indihome yang jadi sasaran hacker.

Kabar dan bukti kebocoran data ini dibagikan oleh Teguh Aprianto, selaku Founder Ethical Hacker Indonesia, melalui cuitan di akun Twitter pribadinya @secgron.

"Tahun 2020 kemarin kita berhasil menekan @IndiHome untuk mematikan tracker milik mereka yang selama ini digunakan untuk mencuri browsing history milik pelanggan. Sekarang 26 juta browsing history yang dicuri itu bocor dan dibagikan gratis. Ternyata berikut dengan nama dan NIK," tulis Teguh, Minggu (21/8/2022).

Dalam cuitan yang sama, Teguh juga menautkan screenshot terkait kebocoran data pelanggan Indihome apa saja yang bocor. Mulai dari data browsing pengguna seperti tanggal, domain situs, jenis browser, link atau url, ip address, hingga user info.

Sementara itu menurut penelusuran Suara.com, data yang dibocorkan tersebut diunggah oleh akun bernama Bjorka di situs breached.to, pada 20 Agustus 2022.

Bukan hanya riwayat browsing, sejumah data penting lain yang juga bocor terdiri dari IP (internet protocol), lokasi geografis pengguna, hingga user info seperti email, nama, gender, national id card number atau NIK.

Hingga saat ini, belum ada konfirmasi atau penjelasan lebih lanjut dari pihak Indihome mengenai masalah kebocoran data yang terjadi.

Load More