Poptren.suara.com - Tapak dara adalah perdu tahunan yang berasal dari Madagaskar, tetapi telah menyebar ke berbagai daerah tropika lainnya.
Tapak dara, Tanaman hias yang populer dalam dunia pengobatan alami. Ini manfaat tapak dara untuk kesehatan, salah satunya mengatasi diabetes.
Para penggemar tanaman hias pasti sudah tidak asing dengan tanaman tapak dara. Sebab, tanaman ini kerab dijadikan tanaman untuk menghiasi pekarangan.
Tumbuhan ini sudah banyak ditanam karena khasiatnya untuk berbagai kondisi kesehatan.
Yuk intip manfaat bunga tapak dara serta cara menanam bunga tapak dara!
1. Mencegah dan Mengobati Kanker
Dalam jurnal Vinca Alkaloids disebutkan tanaman ini dapat digunakan dalam pengobatan herbal yang populer untuk kanker termasuk leukemia, penyakit Hodgkin, limfoma ganas, neuroblastoma, tumor Wilms, dan sarkoma Kaposi.
Saat diminum sebagai teh, vinca membantu mencegah penyebaran sel kanker ke seluruh tubuh. Tanaman ini juga mengandung leurosi-dine dan leurosine yang membantu mengobati penyakit Hodgkin.
Penggunaan obat yang dimurnikan dari beberapa bahan kimia yang ditemukan di tanaman vinca juga disetujui oleh Food and Drug Administration (FDA) Amerika Serikat untuk diberikan melalui suntikan dalam pengobatan kanker.
Baca Juga: Harus Tahu! Ternyata Buah Lontar Punya Manfaat Bagi Penderita Diabetes
Vinblastine dan vincristine adalah contoh bahan kimia yang dapat diambil dari tanaman ini untuk kemoterapi.
Namun, obat ini memiliki efek samping yang serius dan diberikan hanya di bawah pengawasan medis. Tapak dara dianggap tidak aman untuk pengobatan sendiri.
2. Menurunkan kadar kolesterol
Penelitian menyebutkan bahwa kandungan flavonoid dan vinpocetine yang terkandung dalam ekstrak daun tapak dara memiliki khasiat untuk menurunkan kadar kolesterol total, trigliserida, dan kolesterol jahat (LDL).
Hal ini pada akhirnya dapat menurunkan risiko kalian mengalami penyakit akibat kadar kolesterol tinggi, seperti stroke, serangan jantung, dan penyakit ginjal kronis.
3. Mencegah kolesterol tinggi
Sering mengonsumsi makanan yang tidak sehat dapat menyebabkan kolesterol tinggi. Flavonoid dan vinpocetine yang terkandung pada ekstrak daun tapak dara diketahui dapat menyeimbangkan kolesterol dalam tubuh dengan menurunkan kadar kolesterol total, trigliserida, dan menurunkan kolesterol jahat.
Kondisi kolesterol yang normal dapat menurunkan risiko terkena penyakit, seperti stroke, serangan jantung, hingga penyakit ginjal kronis.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam
-
Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus
-
Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit
-
Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor
-
Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi
-
Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo
-
Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu
-
InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara
-
InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia
-
Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar