/
Sabtu, 15 Oktober 2022 | 19:19 WIB
Najwa Shihab tanda tangani petisi Iwan Bule mundur dari Ketum PSSI. ((YouTube/Najwa Shihab))

Poptren.suara.com – Pada tanggal 24 September 2022 lalu, ternyata media sosial karyawan Narasi telah direntas oleh seseorang.

Najwa Shihab mengatakan bahwa 37 karyawan dan website Narasi turut direntas.

"37 karyawan Narasi (diretas). 31 karyawan, 7 eks karyawan. Dan website Narasi juga diretas," kata Najwa Shihab dalam konten YouTube Kiky Saputri yang diunggah Jumat (14/10/2022). Dikutip dari Selebtek.suara.com.

Setelah mengalami perentasan disemua kanal baik milik Narasi dan juga para karyawannya. Sang perentas juga memberikan pesan bernada ancaman.

"Yang terakhir itu yang diretasnya Website Narasi tuh ada pesan 'Diam atau Mati'," lanjutnya.

Sebelumnya, Najwa Shihab memberikan komentar “Jangan takut sama polisi”, setelah itu terjadilah pembobolan.

Malansir Instagram @narasi.tv, Dewan Pers menyebut peretasan yang menyasar awak redaksi Narasi ini jadi yang terbesar yang pernah dialami awak media nasional.

Menanggapi kejadian ini, Aliansi Jurnalis Independen (AJI) membuat petisi daring guna mendesak Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk mengusut pelaku peretasan terhadap kru Narasi.

“Pengusutan yang transparan akan menjadi bukti bahwa tidak ada unsur negara yang terlibat dalam serangan peretasan ini,” ungkap AJI dalam keterangan tertulis, Rabu (28/9/2022).

Baca Juga: Ditantang Putra Siregar, Bunda Carlo Dapat Uang Rp 100 Juta

“Peretasan ini bukan hanya serangan terhadap kru Narasi semata, tapi juga terhadap publik,” tambahnya.

Sumber : selebtek.suara.com

Load More