Poptren.suara.com - Walau rasionya masih sangat kecil dibandingkan dengan kendaraan berbahan bakar minyak (BBM), tren penggunaan kendaraan berbahan bakar listrik meningkat, berdasarkan data yang dipantau Energy Watch.
Dari data Kementerian Perhubungan per Juli 2022, saat ini jumlah kendaraan listrik total ada 22.671 unit. Jumlah tersebut terdiri dari :
- mobil barang enam unit;
- mobil bus 43 unit;
- sepeda motor 19.698 unit;
- kendaraan roda tiga 270 unit;
- mobil penumpang empat roda 2.654 unit.
Mamit Setiawan sebagai Direktur Eksekutif Energy Watch, menuturkan : “Jadi jumlahnya memang masih sangat sedikit sekali, tapi saya kira tren ke arah sana (penggunaan kendaraan listrilk) sudah mulai ada ya,”.
Dirinya juga menambahkan, bahwa tren ini akan meningkat seiring dengan diterbitkannya Instruksi Presiden Nomor 7 Tahun 2022, tentang Penggunaan Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai sebagai Kendaraan Dinas. Yang inti dari instruksi tersebut adalah mengatur penggunaan mobil dan motor listrik di lingkungan instansi pemerintahan.
Apabila berjalan maksimal, kebijakan ini akan menjadi 'ajang pamer' bagi masyarakat untuk beralih ke kendaraan listrik.
Menurut Mamit, kebijakan itu harus disertai dengan faktor lain, terutama harga. Mamit mengatakan, pemerintah harus bisa memberikan kebijakan yang menarik sehingga masyarakat bisa beralih ke mobil listrik dengan harga yang terjangkau.
Mamit : “Misalnya dari sisi pajak yang dimurahkan atau kebijakan lain yang membuat masyarakat tertarik,”.
Mamit juga menyarankan agar kendaraan listrik diprokduksi di dalam negeri sehingga harganya bisa menjadi lebih murah., serta perhatikan juga dari sisi ketersediaan karena saat ini masa pemesanan mobil listrik cukup lama.
Lanjut Mamit : “Hal ini membuat masyarakat jadi malas untuk beralih,”.
Desain dari kendaraan listrik juga tidak kalah penting. Harus sesuai dengan karakter masyarakat Indonesia yang gemar membawa angkutan dalam jumlah besar atau setara dengan MVP. Serta dari segi infrastruktur pun dianggap harus diperbaiki.
Berita Terkait
-
Tingkatkan Kualitas Udara di Kabin, Audi Kolaborasi Kembangkan Filter Partikulat Mobil Listrik
-
Warga Inggris Panik, Tagihan Listrik Naik Terpaksa Beli Kayu Gelondongan untuk Pemanas Ruangan
-
Mengapa Colokan Listrik di Indonesia dan Jepang Berbeda?
-
Berkaca dari Badai Ian, Departemen Transportasi Amerika Serikat Rancang Protokol Keselamatan Mobil Listrik
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
5 Serum Anti Aging Ampuh untuk Hilangkan Kerutan Wajah
-
5 Bedak Glad2Glow untuk Kulit Sawo Matang yang Tahan Lama
-
Tower Provider di Kembangan Roboh Timpa 2 Kontrakan, Polisi Dalami Unsur Pidana Kelalaian Kerja!
-
Apakah Skuter Listrik Boleh di Jalan Raya? Ini 5 Rekomendasi Ukuran Dewasa dengan Dudukan
-
SF Hariyanto Larang Pemda Pecat PPPK, Ogah Bikin Gejolak: Malu Kita!
-
7 Tablet SIM Card 5G dengan Keyboard Bawaan untuk Kerja Remote
-
Update Harga Mobil Listrik Wuling per April 2026, Mulai Rp200 Jutaan
-
Enda Ungu Murka! Netizen Komentar Jorok ke Anak, Langsung Ancam ke Jalur Hukum
-
Profil dan Kekayaan Krisantus Kurniawan, Wagub Kalbar yang Viral Tantang Dedi Mulyadi 'Cium Lutut'
-
Akar Restaurant di K Club Ubud Tawarkan Fine Dining Unik, Gabungkan Teknik Prancis dan Rempah Bali