/
Selasa, 25 Oktober 2022 | 16:37 WIB
Potret OMEGA X ((Twitter/@OmegaX_official))

Poptren.suara.com – Sedang menjadi perbincangan hangat di media sosial, boyband OMEGA X yang diduga mengalami kekerasaan dari CEOnya sendiri.

Hal ini bermula dari salah satu warganet yang memposting di Twitter dan mengatakan bahwa dirinya melihat anggota OMEGA X dipukuli.

Kejadian ini terjadi saat OMEGA X sudah selesai menggelar konsernya di Los Angeles, Amerika Serikat pada 22 Oktober 2022 lalu.

Di Tiktok pun juga ramai dengan video yang diduga CEO OMEGA X yang sedang marah-marah itu. salah satu akun yang memposting video tersebut adalah hannanajj.

Setelah viral berita ini di media sosial, akhirnya agensi OMEGA X yaitu SPIRE Entertainment akhirnya buka suara.

"Pada saat itu, setelah menyelesaikan tur, anggota OMEGA X dan agensi berbicara tentang betapa kerasnya mereka masing-masing bekerja sampai saat itu, untuk membuat rencana untuk masa depan," kata SPIRE Entertainment melansir dari Soompi pada Senin (24/10/2022).

"Dalam prosesnya, mereka akhirnya mengungkapkan keluhan mereka satu sama lain, dan ketika mereka menjadi marah karena emosi mereka, mereka mulai mengangkat suara mereka. Percakapan berlanjut bahkan setelah makan," sambungnya lagi.

SPIRE Entetainment mengaku sudah menyelesaikan permasalahan yang terjadi.

"Tetapi dengan melanjutkan diskusi mereka, para anggota dan agensi saat ini telah menyelesaikan semua kesalahpahaman mereka, dan mereka mengakhiri percakapan dengan mengatakan bahwa mereka ingin bergerak maju sambil mempertimbangkan satu sama lain," ungkapnya.

Baca Juga: Selamat! Pemain Eternals Ini, Sudah Resmi Menikah dengan Ye Jung Hwa

Karena permasalahan ini viral akhrnya agensi pun meminta maaf.

"Semua orang bekerja keras bersama dengan tujuan yang sama untuk memenuhi janji kami kepada penggemar kami, dan kami menundukkan kepala untuk meminta maaf karena mengakhirinya dengan catatan yang buruk," terang SPIRE Entertainment.

"Sekali lagi, kami mohon maaf karena telah membuat Anda khawatir," imbuhnya.

Load More