/
Selasa, 01 November 2022 | 17:16 WIB
Ilustrasi pengecekan oli mesin mobil (Freepik)

Poptren.suara.com - Pada dasarnya, mengganti oli mobil adalah wajib dilakukan meskipun masih jauh dari jarak tenggat. Karena mengganti oli mobil secara teratur dapat menjaga keawetan komponen mesin dan memaksimalkan performa mobil.

Biasanya mengganti oli dilakukan saat mobil sudah mencapai jarak tempuh 10.000 kilometer, atau batas waktu enam bulan. Namun dilihat juga, mana yang lebih dulu, jarak tempuh atau masa tenggatnya.

Ada beberapa kondisi yang mengharuskan pemilik mobil mengganti oli. Apabila ganti olinya terlambat maka komponen mesin bisa aus dan performa mobil menurun. Hal ini juga akan menyebabkan "bengkak" nya biaya perbaikan.

Mengutip beberapa laman otomotif, pemilik mobil disarankan untuk segera mengganti oli apabila merasakan faktor-faktor berikut, seperti :

1. Mesin lebih sering mudah panas

Oli berfungsi meminimalisasi adanya gesekan antar-komponen mesin. Selain itu oli juga berfungsi menjaga agar suhu mesin tetap dingin. Saat oli kualitasnya sudah tidak maksimal, maka suhu mesin mudah panas. Ketika hal itu terjadi, mesin tidak akan mampu melakukan pembakaran dengan sempurna.

Akibatnya performa mobil menurun. Apabila dibiarkan terlalu lama, mesin akan mengeluarkan  bau terbakar yang akan mengganggu kenyamanan berkendara.

2. Suara mesin lebih kasar

Seperti yang sudah diketahui bahwa oli berfungsi meminimalisasi adanya gesekan antar-komponen mesin. Perlu diingat, seiring pemakaian dan berjalannya waktu, kualitas oli bisa menurun sehingga membuat gesekan mesin lebih tinggi. Akibatnya suara mesin terdengar lebih kasar ketika dikendarai.

Baca Juga: Telat Ganti Oli Gardan Motor Matik, Ini Dua Efek Negatifnya

Hal tersebut akan menibulkan suara yang mengganggu. Contohnya raungan atau ketukan yang berulang. Tidak jarang pula tarikan pada pedal gas menjadi kurang responsif. Ini menyebabkan mobil kurang nyaman untuk dibawa berkendara.

Segera periksa dan ganti olinya bila diperlukan, apabila suara mesin mobil terdengar lebih kasar.

3. Warna oli hitam dan pekat

Periksa kondisi oli menggunakan dipstick. Masukkan dipstick ke dalam tangki oli yang terletak pada bagian atas mesin. Apabila li yang menempel pada dipstick berwarna hitam pekat, itu artinya oli sudah kotor dan perlu diganti.

Perlu diingat, perubahan warna oli dari cokelat bening menjadi hitam pekat menunjukkan bahwa oli mampu bekerja secara sempurna dalam menyerap panas yang dihasilkan oleh proses pembakaran pada ruang mesin.

Maka, jika oli sudah berubah warna, segera lakukan penggantian oli agar mesin dapat tetap bekerja secara optimal.

Load More