Poptren.suara.com - Sarapan adalah harus karena sarapan merupakan sumber energi yang dibutuhkan sebelum memulai aktifitas. Sarapan dengan makanan yang bergizi tidak hanya menjadi sumber energi tapi juga baik untuk kinrja otak, dan yang paling penting mengenyangkan.
Laman Healthline menuliskan, otak perlu dijaga kesehatannya dan hal yang bisa dilakukan adalah dengan mengonsumsi makanan bergizi. Kenapa ? Karena dengan makanan yang bergizi, tidak hanya sehat, namun kinerja otak tetap terjaga.
Beberapa makanan yang bisa dijadikan menu untuk sarapan ialah :
1. Sayuran hijau
Dalam sayuran hijau terdapat banyak nutrisi bermanfaat seperti luten, folat, beta-karoten dan banyak nutrisi lainnya. American Academy of Neurology pada tahun 2018 mengeluarkan sebuah studi yang menjelaskan bahwa kandungan nutrisi yang ada pada sayuran hijau bermanfaat untuk memperlambat penurunan kemampuan kognitif pada orang lanjut usia. Contoh sayuran hijau adalah bayam, sawi dan kangkung.
2. Kenari
Di Indonesia mengonsumsi kenari sebagai makanan sarapan terdengar asing. Namun ternyata jenis kacang-kacangan satu ini memiliki kandungan lemak omega-3 dan senyawa polifenol yang baik untuk otak. Studi dari Molecular Diversity Preservation International pada tahun 2020 menjelaskan kenari bermanfaat dalam meningkatkan memori dan membantu saat pembelajaran. Serta jenis kacang ini bermanfaat dalam menurunkan risiko gangguan kognitif ringan.
3. Buah berry
Buah berry cocok menjadi menu sarapan bagi yang tidak terbiasa sarapan dengan makanan berat. Buah berry merupakan sumber serat vitamin, mineral, dan antioksidan yang dikenal sebagai flavanol. Nutrisi yang ada dalam buah ini memiliki efek dalam meningkatkan kerja otak.
Baca Juga: Sarapan Bubur Ayam Yuk !
4. Telur
American Society for Clinical Nutrition pada tahun 2011 merilis studi yang menjelaskan telur mengandung protein dan kaya akan kolin, dimana keduanya baik untuk menjaga dan meningkatkan kecerdasan.
5. Ikan
Ikan adalah sumber makanan yang terkenal baik untuk otak. Contohnya salmon, karena ikan salmon kaya akan protein dan omega-3. American Institute of Nutrition pada tahun 2007 menjelaskan omega-3 terbukti dapat meningkatkan kecerdasan kognitif.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Media Italia Bongkar Ada Kontrak Lebih dari Rp25 T di Balik Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Desain KDMP Dinilai Melenceng, Berisiko Jadi Proyek Politik Pemerintah
-
Prancis Bak Neraka Bocor, 20 Ribu Warlok dan Turis Dievakuasi Akibat Kebakaran Hutan Ekstrem
-
Here We Go! Daftar Resmi Pemain Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2026: Bertabur Bintang
-
Pembangunan Daerah Terus Berjalan, Dasco - Cucun Terima Dialog APKASI
-
KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
-
Bukan Cedera, Ini Alasan Debut Mariano Peralta Bersama Persib Tertunda
-
Teknologi Logistik AI Ubah Masa Depan E-Commerce Indonesia
-
Rakyat Tidak Keberatan Membayar Pajak, Asal Negara Tahu Cara Mengelolanya
-
Jordi Amat Ungkap Modal Penting Timnas Indonesia Jelang Piala AFF 2026
-
Saksi Dibeli Produk Bukan di Toko Resmi, dr Richard Lee Bingung Jadi Tersangka