Poptren.suara.com - Banyak pria mendambakan otot yang kuat, besar, dan atletis. Hal ini dapat dicapai dengan rutin melakukan resistance training (latihan kekuatan) dan mengonsumsi protein dalam jumlah serta jenis yang sesuai.
Protein sangat vital dalam membangun otot karena asam amino (bahan penyusun protein) membantu memelihara jaringan otot.
Lalu, berapa banyak protein yang dibutuhkan seseorang apabila ingin membentuk otot? Simak selengkapnya di bawah ini.
Jumlah Protein untuk Membentuk Otot
The Academy of Nutrition and Dietetics mengatakan bahwa rata-rata orang membutuhkan 0.8 gram protein per kilogram berat badan. Jadi, seseorang dengan berat badan 75 kg perlu mengonsumsi sekitar 60 gram protein per harinya.
Akan tetapi, kebutuhan protein seseorang bisa berbeda-beda tergantung usia dan aktivitas.
Sebagai contoh, menginjak usia 50 tahun, para ahli menyarankan untuk meningkatkan asupan protein sebanyak satu gram per kilogram berat badan guna mempertahankan massa otot.
Orang yang rutin berolahraga juga perlu mengonsumsi lebih banyak protein dari asupan harian yang direkomendasikan.
Jadi, jika kamu berolahraga angkat beban secara teratur untuk meningkatkan massa otot, maka kamu membutuhkan 1.2-1.7 gram protein per kilogram berat badan per harinya.
Baca Juga: Rayakan Imlek dengan Resep Yu Sheng Ala Chef Devina
Jenis-Jenis Makanan yang Mengandung Protein Tinggi
Ada banyak sumber makanan kaya protein yang dapat kamu konsumsi untuk membentuk dan mempertahankan massa otot, yaitu:
-Daging merah
-Ikan
-Telur
-Tahu
-Kacang-kacangan dan biji-bijian
-Susu dan produk susu seperti keju dan yoghurt
Selain itu, kamu juga dapat mengonsumsi whey protein untuk membangun massa otot. Khususnya jika kamu super sibuk, atau tidak bisa memenuhi asupan protein dari makanan saja.
Hal yang juga penting diperhatikan saat mengonsumsi protein untuk membentuk otot adalah, janganlah terlalu berlebihan.
Bila tubuh kelebihan protein, ada beberapa dampak buruk yang bisa terjadi seperti kerusakan ginjal, peningkatan risiko stroke, serta membuat tulang keropos.
Oleh karena itu, ada baiknya kamu berkonsultasi dengan ahli gizi untuk menentukan jumlah protein yang sesuai dengan kondisi tubuhmu. Dengan begitu, otot yang kamu impikan dapat terbentuk dengan maksimal.
Sumber: Healthline, The American College of Sports Medicine
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- PLTS 100 GW Diproyeksikan Serap 1,4 Juta Green Jobs, Energi Surya Jadi Mesin Ekonomi Baru
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
Pilihan
-
Wafat di Usia 74 Tahun, Ini 7 Kontroversi Alex Noerdin: Kasus Korupsi hingga Dana Bagi Hasil Migas
-
Sadis! Pria di Bantul Tewas Ditebas Parang di Depan Anak Istri Saat Tertidur
-
Minta Restu Jokowi, Mantan Bupati Indramayu Nina Agustina Bachtiar Gabung PSI
-
Sumsel Berduka, Mantan Gubernur Alex Noerdin Meninggal Dunia
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
Terkini
-
Polisi Tahan Ayah dan Anak Penganiaya Tetangga di Cengkareng, Terancam 7 Tahun Penjara
-
Fenomena Rojali-Rohana Disorot BPS, Sensus Ekonomi Mau Bongkar Aktivitas Tersembunyi
-
Ugal-ugalan dan Lawan Arus, Mobil Calya Diamuk Massa di Gunung Sahari
-
Disikat Persija 2-3, Hendri Susilo Tetap Angkat Topi untuk Perjuangan Malut United
-
Totalitas Tanpa Batas: Rahasia di Balik Film Terbaru Suzzanna, Bikin Luna Maya Nyaris Tenggelam
-
Golkar Dukung Langkah Sufmi Dasco Tunda Impor 105 Ribu Mobil Niaga India
-
Tak Gentar Kebijakan Jordi Cruyff, Maarten Paes Siap Rebut Posisi Kiper Utama Ajax
-
Inovasi ShopeePay Ramadan 2026: Fitur Goyang Berbasis Gamifikasi Digital hingga Gratis 120 Tranfer
-
Wakil Presiden Galatasaray Kirim Psywar ke Juventus: Kemenangan 5-2 Bukan Kebetulan!
-
Pertemuan di Masjid Kota