/
Minggu, 29 Januari 2023 | 20:32 WIB
Leo Rolly Carnando / Daniel Marthin (suara.com)

Poptren.suara.com - Pasangan ganda putra Leo Carnando dan Daniel Marthin menjuarai final Indonesia Masters 2023. Pertandingan yang berlangsung di Istora Senayan, Jakarta tersebut Leo dan Daniel membungkam lawan lewat straight game dengan skor 21-17 dan 21-15. Kemenangan tersebut sekaligus pembuktian Leo dan Daniel mempertahankan gelar juara dari sektor ganda putra.

Pasangan yang dijuluki The Babies ini seolah membalaskan luka Fajar dan Rian karena kekalahan mereka di babak perempat final. Padahal pada Indonesia Masters 2022, Fajar dan Rian meraih gelar juara, namun tahun ini sepertinya adalah tahun untuk Leo dan Daniel. Jika menoleh ke belakang, sektor ganda putra memang menjadi sektor yang lebih banyak mengantongi gelar juara.

Pada jalannya pertandingan Indonesia Masters 2023, gim pertama, smash keras yang dilayangkan Daniel tidak bisa diatasi oleh lawan yang menjadi pembuka poin untuk The Babies. Namun wakil China berhasil menyamai kedudukan menjadi 1-1. Poin demi poin terus diraih oleh The Babies yang menggemuruhkan Istora dengan keunggulan poin 10-4, dan interval gim pertama diraih The Babies dengan skor 11-6.

Setelah interval, saling ada serangan depan net pun tidak terelakkan, hingga wakil China yakni He Ji Ting dan Zhou Hao Dong mengejar ketertinggalan dan membuat skor menjadi 13-11. Tidak hanya itu, bahkan pasangan wakil China tersebut sempat membuat kedudukan menjadi 15-14. Namun hal tersebut tidak didiamkan begitu saja oleh The Babies.

Pertandingan terus berlangsung ketat hingga tiba pada poin-poin krusial, The Babies mulai mendapat tekanan dari lawan, namun The Babies mampu melewati tekanan-tekanan tersebut dan mengamankan gim pertama dengan skor 21-17. Seolah tidak terima tertinggal di gim pertama, pasangan wakil China masih memberikan tekanan pada The Babies.

Pola permainan dari The Babies sepertinya mulai terbaca oleh lawan dan skor menjadi 7-9. Hal tersebut terlihat sepertinya Leo dan Daniel belum bisa mengembalikan gaya permainan layaknya gim pertama. Maka dari itu, interval gim kedua The Babies tertinggal dengan skor 8-11. Namun seolah mengantongi bara api, The Babies akhirnya mampu menyamakan kedudukan menjadi 11-11.

Pertahanan dan smash-smash keras terus dilayangkan The Babies dan sukses membuat lawan kewalahan. Terlihat dari beberapa kali membuat kesalahan sendiri dan hal itu membuat The Babies meraih unggul lima poin beruntun dan skor menjadi 18-13. Istora semakin bergemuruh seperti menggambarkan serunya pertandingan antar kedua pasangan. Gemuruh Istora bagai semangat untuk The Babies, dan kemengan berhasil diraih dengan skor 21-15.

Load More