Poptren.suara.com - Setiap manusia memiliki kepribadian. Kepribadian apa sih ? Kepribadian adalah suatu perpaduan yang utuh antara sikap, sifat, pola pikir, emosi, serta nilai-nilai yang mempengaruhi individu agar berbuat sesuatu yang benar sesuai lingkungannya. Menurut Hippocrates, seorang filsuf dari Yunani, kepribadian manusia terbagi menjadi empat, yaitu Sanguinis, Melankolis, Koleris, dan Plegmatis.
Tipe Sanguinis adalah tipe yang ramah, bersemangat, suka berbicara, suka menjadi pusat perhatian, suka terlihat mencolok dalam suatu kelompok, walaupun bukan tipe pemimpin. Tipe Sanguinis adalah tipe yang dikenal memiliki pembawaan yang ceria, aktif dan optimis. Tipe Sanguinis juga tipe orang yang mudah bergaul dan mudah membangun suasana menjadi lebih menyenangkan. Namun tipe Sanguinis adalah tipe yang cenderung sulit untuk berkonsentrasi dan diajak serius, serta cenderung memberikan keputusan setelah berpikir pendek.
Tipe kedua adalah Melankolis. Tipe Melankolis dikenal memiliki pembawaan yang serius dan tekun sehingga dalam membuat perencanaan akan dilakukan secara detail. Dikenal juga dengan sifat perfeksionis karena tipe Melankolis karakternya cenderung rapi, teratur, terencana, dan mampu mempertimbangkan segala sesuatu setelah melihat hal-hal kecil. Tidak hanya itu, tipe Melankolis cenderung suka mengatur orang lain, suka mengontrol semuanya sendiri, bicaranya dingin, sesuai aturan dan baku, serta cenderung selalu ingin tahu dan mengejar jawaban sampai mendalam karena menginginkan kesempurnaan.
Sedangkan tipe Koleris dikenal memiliki pembawaan emosional, logis dan keras kepala. Tipe Koleris merupakan tipe kepribadian seorang pemimpin karena tipe ini sangat suka mengatur, suka petualangan, suka tantangan baru dan tegas dalam mengambil keputusan, serta tidak mudah menyerah maupun mengalah, juga termasuk tipe yang suka menghabiskan waktu bersama orang-orang yang memiliki banyak pembicaraan serius.
Untuk tipe Plegmatis, tipe ini adalah tipe orang-orang yang dingin. Plegmatis sering dikenal sebagai orang yang cinta damai karena orang-orang dengan tipe ini adalah pribadi yang lebih tenang, cenderung diam, mudah diatur, suka mengalah dan tidak menyukai adanya konflik, serta cenderung menyukai kehidupan yang damai-damai saja, namun pada saat dihadapkan dengan masalah, mereka akan cenderung kesulitan dalam mengambil keputusan dan sering menunda-nunda.
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
Terkini
-
Stalactite & Stalagmite: Kisah Dua Batu Menyaksikan Kepunahan Dinosaurus, Berakhir Mengharukan
-
Hadapi Kemarau Panjang, Ratusan RW di Jakarta Berstatus Rawan Kebakaran
-
Megawati: Hai TNI-Polisi, Kalian Tuh Sebetulnya Datang dari Mana?
-
Kesaksian Jukir Saat Lihat Jasad Sutrimo: Tak Ada Aktivitas, Tiba-tiba Ramai Polisi
-
Bisnis Logistik Dikuasai Asing, Prabowo Ingin BUMN Ambil Alih
-
Sayembara Tangkap Begal Dedi Mulyadi: Solusi Keamanan atau Jalan Menuju Main Hakim Sendiri?
-
Teknologi Balap Moto2 Gebrak Lintasan Black Drag Bike di Kanjuruhan
-
Kemarau Susutkan Waduk Delingan, Dasar Waduk Berubah Jadi Lahan Retak
-
Momen Turunnya Harga Emas, Kesempatan Borong Investasi Jangka Panjang
-
The Boy in the Striped Pajamas: Kisah Persahabatan Anak-anak di Tengah Kelamnya Perang Dunia II