Poptren.suara.com - Ada pemandangan unik tak biasa saat Presiden Joko Widodo (Jokowi) membagikan sertifikat tanah untuk rakyat serta surat keputusan (SK) Perhutanan Sosial dan SK Tanah Objek Reforma Agraria (TORA) di Desa Gabusan, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, Jumat (10/3/2023).
Tak seperti pemandangan pada umumnya ketika presiden membagikan sertifikat tanah di tempat yang cukup layak, kali ini Presiden Jokowi membagikan sertifikat tanah untuk warga Blora di tengah sawah.
Bahkan lokasi sawah itu sedang dalam proses urug dan becek, usai sehari sebelumnya hujan mengguyur. Meski begitu, kursi untuk warga ditata di atas area persawahan dan diberikan tenda sebagai pelindung dari panas matahari.
Atas situasi tersebut, Jokowi pun bingung atas siapa yang memilih lokasi tersebut. Menurutnya, banyak tempat lebih layak di Blora, Jawa Tengah.
"Saya tidak tahu siapa yang memilih lokasinya di sini, coba dipilih ada tempat bagus di Kabupaten Blora, atau ada di kota Cepu kok milih di sini. Tempatnya bagus sekali? begitu?" kata Jokowi saat berpidato di Desa Gabusan, Jawa Tengah, mengutip channel YouTube Sekretariat Presiden, Sabtu (11/3).
Merespons pertanyaan Jokowi, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, mengatakan bahwa lokasi tersbut dipilih sendiri oleh warga
Meski begitu, Jokowi tak terlihat kecewa dengan lokasi yang dipilih. Bahkan di lokasi itu ia membayangkan seperti ingin membajak sawah.
"Tempatnya di sini biar jauh, jauh enggak apa-apa tapi kan becek kaya gini coba, setelah ini mau ditanam gitu. Kita kaya bajak sawah aja," kelakar Jokowi.
Sementara beberapa warga yang hadir pada pembagian sertifikat tersebut terlihat memakai sepatu boots yang dipenuhi lumpur. Meski begitu, mereka tetap senang dan atusias.
Baca Juga: Presiden Jokowi Cabut Kebijakan PPKM, Tak Ada Lagi Pembatasan Pergerakan Masyarakat
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Wajah Baru Bogor Barat, 6 Stasiun Kereta Siap Garap Jalur Parung Panjang - Jasinga
-
Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak
-
Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?
-
Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan
-
Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?
-
Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha
-
Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?
-
Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari
-
Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan
-
Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik