Poptren.suara.com - Setiap orang paling tidak pernah mendapatkan luka bakar pada bagian tubuhnya. Luka bakar adalah karakteristik kerusakan jaringan tubuh akibat paparan api, air panas, listrik, bahan kimia bahkan radiasi. Luka bakar dapar dapat meluas ke bagian sisi samping atau ke arah dalam jaringan lain selain kulit. Maka dari itu luka bakar harus ditangani dengan tepat.
Luka bakar yang seringkali ditemukan adalah luka akibat knalpot. Luka tersebut masuk ke dalam kategori luka bakar ringan, dimana banyak orang mengatasinya dengan menggunakan pasta gigi, minyak, mentega atau lainnya. Padahal cara tersebut sangat tidak disarankan dan berbahaya. Kenapa ? Karena bahan-bahan itu hanya akan menutup pori-pori kulit dan membuat luka sulit dibersihkan.
Luka bakar yang parah ataupun tidak tergantung dari faktor-faktor seperti jenis, suhu dan lama paparan terhadap sumber penyabab. Contohnya korban kebakaran, harus ditangani dengan cepat dan tepat agar tidak merambat ke jaringan tubuh lainnya. Laman bpbd.jogjaprov.go.id menuliskan bahwa mengoles pasta gigi pada luka bakar tidak baik karena akan menambah derajat luka bakar. Akibatnya akan semakin merambat ke jaringan lainnya.
Ada cara mudah yang bisa dilakukan jika mengalami luka bakar, yakni matikan atau jauhi sumber panas. Artinya hentikan proses pembakaran dengan menggunakan air, kain basah, maupun dengan berguling-guling di tanah. Jika luka bakar sumbernya dari listrik, maka putuskan sambungan listrik. Satu lagi, jangan sentuh korban dan jangan siram korban dengan cairan apapun.
Selain itu, dinginkan luka. Bisa siram luka dengan air mengalir selama 20 menit. Tujuannya untuk mendinginkan luka mengurangi nyeri dan mengurangi bengkak. Jika sudah, tidak ada salahnya mengonsumsi obat anti nyeri. Setelah mematikan sumber panas, berikan obat anti nyeri pada korban, bisa paracetamol atau ibuprofen.
Perlu diingat, tutup luka bakar. Tujuannya untuk menghindari kontaminasi maupun infeksi yang akan semakin memperparah luka. Jika ragu apakah luka bakar dapat sembuh, maka pergilah ke layanan kesehatan terdekat, agar mendapat perawatan kesehatan lebih lanjut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Skincare Apa yang Bagus untuk Usia 50 Tahun ke Atas? Ini yang Wajib Ada
-
Suhardiman Amby Disebut Kumpulkan 46.500 Dolar Singapura untuk Menhut Raja Juli
-
Gesture Pegang Kerah Saat Masuk Rutan KPK, Febrie Adriansyah Stres, Cemas atau Emosi?
-
4 Shio Paling Beruntung pada 25 Juli 2026, Jalan Terasa Makin Mulus
-
Sisa Kuota Wajib Aktif, Meutya Hafid Perintahkan Audit Regulasi Pasca-Putusan MK
-
FC Barcelona 4-1 CE Europa: Sinyal Era Baru Hansi Flick Mulai Terlihat
-
Apakah Handbody Citra Bengkoang Bisa Mencerahkan Kulit? Cek Klaim dari Pengguna
-
Reshuffle Kabinet Prabowo Diprediksi Terjadi Agustus 2026, Ini Isyarat yang Diungkap Pengamat
-
Preview Semifinal VNL Putri 2026: 4 Tim Terbaik Berebut Tiket Final
-
KPK Telusuri Pertemuan Suhardiman Amby, Ketua DPRD Kuansing dengan Raja Juli