Poptren.suara.com - Bulan terdekat Mars, Phobos, sedang menuju kiamatnya. Dalam waktu yang tidak terlalu lama lagi, dalam skala waktu astronomi, Phobos akan semakin mendekati Mars, sebelum akhirnya jatuh dan bertabrakan dengan planet tersebut. Sementara itu, Deimos, bulan lain Mars, akan terus melayang menjauh hingga akhirnya meninggalkan orbit Mars.
Phobos mendekati Mars dengan kecepatan sekitar 1,8 meter setiap seratus tahun; dengan kecepatan tersebut, Phobos akan bertabrakan dengan Mars dalam 50 juta tahun atau pecah menjadi cincin," kata halaman NASA tentang bulan Mars tersebut.
"Para ilmuwan sudah tahu bahwa Phobos ditakdirkan," kata NASA dalam sebuah pernyataan yang membahas gerhana baru-baru ini yang ditangkap oleh Perseverance. "Bulan itu semakin dekat ke permukaan Mars dan ditakdirkan untuk bertabrakan dengan planet tersebut dalam puluhan juta tahun. Namun, pengamatan gerhana dari permukaan Mars selama dua dekade terakhir juga telah memungkinkan para ilmuwan untuk memperbaiki pemahaman mereka tentang spiral kematian Phobos yang lambat."
Bulan kita sendiri bergerak menjauh dari kita dengan kecepatan sekitar 3,78 sentimeter (1,5 inci) per tahun, yang berarti bahwa di masa depan keturunan kita (jika mereka masih ada) tidak akan melihat gerhana matahari total. Bulan akan terlalu kecil dari perspektif kita untuk menutupi Matahari.
"Fakta bahwa Bulan kita saat ini menggerhanakan Matahari sepenuhnya adalah kebetulan yang bahagia. Matahari dan Bulan tampak seukuran di langit karena Matahari berjarak sekitar 400 kali lebih jauh dari Bumi daripada Bulan, dan berdiameter sekitar 400 kali lebih besar. 4 juta tahun yang lalu, sebelum Bulan terdorong ke orbit saat ini, Bulan akan tampak sekitar tiga kali lebih besar dari sekarang di langit.
source: iflscience.com
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
Argentina Hajar Austria: Lionel Messi 18 Gol Top Skor Sepanjang Masa Piala Dunia
-
Dari Persia Kuno! Isi Lengkap Surat Timnas Iran, Kirim Pesan Damai untuk Dunia
-
Kylian Mbappe: Jujur, Lionel Messi Pemain Terbaik Dunia
-
Ilmu Lagi Aje dari Gue! Viking Row Suporter Norwegia Berakar dari Konser Metal
-
Praktik Sihir di Piala Dunia: Dulu Cristiano Ronaldo Kini Harry Kane Jadi Target
-
Lalui Perjalanan Darat 10 Bulan Sejauh 17 Ribu Km, Tiga Orang Ini Akhirnya Bisa Nonton Messi
-
Lionel Messi Sah Pencetak Gol Terbanyak Piala Dunia, Argentina Ungguli Austria
-
Profil Andy Burnham Calon PM Inggris: Penganut Manchesterism yang Diteriaki Bukan Messiah
-
Tangis Tertahan Keir Starmer: Mundur sebagai PM Inggris, Tekanan Partai Jadi Pemicu
-
Detik-detik Lionel Messi Gagal Eksekusi Penalti: Kegagalan ke-8 La Pulga