Poptren.suara.com - Cacing merupakan salah satu hewan yang bagi kebanyakan orang selalu meninggalkan kesan menggelikan. Apalagi jika melihat bentuknya, tak heran jika makhluk hidup satu ini jadi salah satu jenis hewan yang paling dihindari.
Alasan lain yang membuat cacing tak semenarik hewan lain, adalah karena keberadaan beberapa spesies yang dikenal berbahaya. Lain itu, ada juga spesies lainnya yang memiliki kemampuan atau karakteristik tak biasa.
Salah satu jenis cacing tak biasa yang dimaksud adalah Nemertea. Cacing ini memiliki kemampuan mengeluarkan jaring dengan tekstur lendir dari dalam tubuh.
Apa sebenarnya fungsi jaring tersebut dan bagaimana karakteristik Nemertea sebenarnya?
Bukan nama spesies, Nemertea sendiri sebenarnya adalah nama filum dari hewan invertebrata yang mayoritas spesiesnya hidup di laut. Menariknya, hewan ini termasuk jenis hermafrodit atau bisa berkembang biak sendiri tanpa pasangan.
Sama seperti cacing kepala palu, Nemertea memiliki kemampuan untuk meregenerasi atau menumbuhkan kembali bagian tubuhnya yang hilang atau terpotong.
Mengutip animaldiversity.org, adapun salah satu jenis hewan dari filum ini memiliki nama ilmiah Lineus longissimus. Ukuran paling panjang dari cacing ini disebut bisa mencapai 30 meter jika direntangkan. Namun yang paling sering ditemui rata-rata berukuran sekitar 20 sentimeter.
Dari segi bentuk tubuh, ciri, dan warna, cacing Nemertea tak jauh berbeda dengan cacing pita merah pada umumnya. Namun lain itu, ada juga beberapa spesies yang memiliki warna cerah dan diikuti dengan beberapa pola bintik atau garis.
Sampai ke bagian yang mencuri perhatian, kemampuan unik bin ‘aneh’ yang dimiliki oleh cacing Nemertea, yakni mengeluarkan jaring-jaring dalam bentuk lendir.
Baca Juga: Daftar Ponsel dengan Performa Terkencang di Awal Agustus 2023
Meski kelihatannya mengerikan karena dirasa tidak lazim, namun lendir tersebut diyakini tidak beracun. Hal tersebut dipastikan oleh Iin Inayat Al Hakim, selaku Peneliti di Puslit Oseanografi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI).
Mengutip Mongabay Indonesia, dijelaskan bahwa jaring yang bersifat lengket tersebut memang memiliki fungsi tersendiri. Lebih tepatnya, sifat lengket yang dimaksud berfungsi guna menyeret mangsa untuk masuk ke dalam mulut mereka.
Cacing Nemertea diketahui hidup dengan bebas. Namun ada beberapa spesies yang disebut bersifat parasit. Beberapa spesies cacing ini hidup dengan memangsa telur kepiting Dungeness yang berada di California.
Sifat parasit itu bahkan disebut membuat spesies kepiting yang dimaksud mengalami penurunan populasi sekitar 55 persen.
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Guru Biologi Madrasah Didorong Kuasai Pembelajaran Berbasis Riset
-
Profil Tim Danaskos Wasit Timnas Indonesia vs Vietnam, Akun IG Digembok
-
Beli Mobil Mitsubishi di GIIAS 2026, Ada Promo Bunga 0 Persen dan DP Ringan
-
RTV Cari 'The Next Star' Lewat Rajawali Junior League 2026, Ada Ismed Sofyan Juga Lho!
-
Ramalan Keberuntungan Shio Babi Agustus 2026: Ada Peluang Cuan, Tapi Pantang Lakukan Hal Ini!
-
Jelang Muktamar ke-35, Gus Ipul Sebut 501 Cabang dan Wilayah NU Telah Masuk Daftar Peserta Sementara
-
AION UT Black Resmi Melantai di GIIAS 2026 Sebagai Pilihan Mobil Listrik Bergaya Elegan
-
4 Pameran di JIExpo Hadirkan Tren Beauty, Kesehatan, hingga Tekstil Terbaru
-
Sengketa HGB di STC, Dewan Cek Ruko yang Disegel Pemkot Pekanbaru
-
JKIND Rayakan Eksistensi 25 Tahun dalam Industri Kaca Film di Pameran GIIAS 2026