Poptren.suara.com - Beberapa hari terakhir nama Band Radja kembali mencuat. Hal itu lantaran ada yang mengaku bahwa band tersebut telah mencatut lagunya tanpa izin yang berudul "Cinderella".
Kemudian, karena merasa tercemarkan nama baiknya, Band Radja melalui manajemennya melaporkan hal itu ke pihak kepolisian melalui pengacaranya, Sunan Kalijaga.
Memang, pamor Band Radja tak semoncer ketika awal tahun 2000-an. Meski begitu usai menjalani industri musik lebih dari dua dekade, Band itu tetap eksis hingga saat ini.
Ada kabar yang menyebut bahwa Band Radja bubar tahun 2010. Melalui podcast kanal Youtube milik Raja Dangdut Rhoma Irama, sang gitaris Moldy menjelaskan kabar itu. Ia menegaskan bahwa Band Radja bukannya bubar, melainkan hanya berganti label saja.
"Itu media menggiring opini. Buktinya ketika diisukan bubar kita rilis kok. Lagu kegagalan cintanya pak Haji. Hanya beda label," terangnya.
Saat itu, cerita Moldy, Band Radja hanya terpecah menjadi dua kubu, karena beberapa personil masih ada yang ingin bertahan di label lama, akan tetapi Moldy dan Ian Kasela tetap menginginkan berpindah label bernama Radja.
Moldy kemudian menjelaskan, bisa jadi Band Radja benar akan bubar, tapi dengan catatan jika sang vokalis Ian Kasela mengundurkan diri.
"Jadi kalau Ian kasela udah gak di Radja ya bubar. Kayak Soneta tak ada Rhoma Irama nothing," tegasnya.
Tapi kemudian, dua personil lama yang hengkang pada 2010 itu kembali mengisi kekosongan posisi bass dan drum pada 2015.
Baca Juga: Ini Kronologi Band Radja yang Diduga Mencatut Lagu "Cinderella" dari Penciptanya
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- 4 Shio Beruntung Hari ini 21 Agustus 2026 yang Diprediksi Terbebas dari Masalah Keuangan
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Pemprov DKI Kaji Usulan Penghapusan Jalur Sepeda di Jakarta
-
Rektor Unsoed Jadi Tersangka KPK, Kemdiktisaintek Tunjuk Ali Rokhman sebagai Plt
-
Diselimuti Kabut Asap, Kualitas Udara Pekanbaru Sangat Tidak Sehat
-
Kabut Asap Karhutla Ganggu Bandara SMB II Palembang, 6 Penerbangan Harus Tertunda
-
Hadapi El Nino, Meki Fritz Nawipa Siapkan Helikopter hingga Satgas Kampung
-
Viral 4 Kementerian Alokasikan Dana Rp4,1 Miliar untuk Pengadaan Mobil Golf
-
Beli Sepatu ANTA Dapat Diskon Ratusan Ribu dari BRI, Cek Caranya di Sini!
-
Indonesia Masuk 6 Negara dengan Obesitas Rendah di Dunia, Apa Rahasianya?
-
Karhutla Makin Ganas, Anggaran Pencegahan Kalah dari Belanja Rutin Daerah
-
5 Alasan Pengurusan Izin Usaha Sebaiknya Diserahkan ke Jasa Profesional