Poptren.suara.com - Siapa yang tak pernah menyanyikan lagu "Cinderella" yang dinyanyikan oleh Band Radja pada medio 2004. Belakangan lagu itu bermasalah karena ada orang yang bernama Ipay mengaku menciptakan lagu tersebut dan Ian Kasela dengan bandnya, Radja, menyanyikannya tanpa seizinnya.
Dalam kanal Youtube Dunia Manji milik Anji--mantan vokalis Drive--Ipay tak merasa menerima kontrak terkait perilisan dan pembawaan lagu tersebut yang dilakukan oleh Band Radja di salah satu stasiun TV.
Ipay mengaku lagu tersebut diciptakan sendiri olehnya, tapi Ian Kasela mendaftarkan lagu tersebut atas namanya dan Ipay.
Karena kesulitan menghubungi Ian Kasela, Ipay akhirnya mengirim somasi melarang Radja menyanyikan lagu "Cinderella". Di sisi lain, Ipay juga menceritakan bahwa tak ada itikad baik dari Ian Kasela untuk mengonfirmasi hal tersebut.
Ia pun meradang dan mengirimkan somasi dan tuntutan nominal sejumlah uang kepada Band Radja dengan angka Rp20 miliar karena pelanggaran hak kepemilikan dan penciptaan lagu.
"Mungkin bisa lebih sih, bro," kata Ipay pada Anji.
Di media sosialnya, Ipay pemilik akun Instagram @rival_501 bahkan memposting salah satu bukti cover kaset milik Band Radja yang tertera namanya sebagai pencipta lagu "Cinderella".
Alih-alih menyelesaikan masalah secara bijak, Band Radja melalui kuasa hukumnya malah melaporkan Anji karena mengakibatkan kerugian materil dan imateril yang diterima Band Radja akibat tayangan Youtube Dunia Manji. Anji dituntut dan dilaporkan atas dugaan pencemaran nama baik.
Diwakili oleh Sunan Kalijaga, laporan Band Radja terhadap Anji resmi terdaftar dengan nomor LP/B 4764/VIII/2023/SPKT POLDA METRO JAYA.
Baca Juga: Ini Kronologi Band Radja yang Diduga Mencatut Lagu "Cinderella" dari Penciptanya
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim