Suara.com - Memasuki hari ketiga aksi,Kamis (23/10/2014), ribuan buruh DKI di kantor balaikota DKI Jakarta,Gambir, Jakarta tetap menuntut kenaikan UMP DKI 2015 sebesar Rp 3 juta sesuai dengan hasil survey di pasar Blok A yang dilakukan oleh dewan pengupahan dari Disnaker,Apindo,dan Serikat buruh bahwa KHL DKI sebesar Rp 3,05 Juta dan juga untuk mencapai upah layak Jakarta sebagai ibukota Indonesia dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA).
Ini sebagaimana janji Presiden Jokowi dalam kampanyenya yang akan memberikan Tiga Layak kepada buruh yaitu upah layak hidup layak dan kerja layak. Kini, saatnnya Gubernur DKI Jakarta Ahok untuk merealisasikan 3 layak Jokowi di DKI.
Dalam aksi tersebut, buruh Jakarta juga menegaskan bahwa tidak benar mereka menuntut kenaikan UMP sebesar 30%. Namun, para buruh sudah merevisi dan sudah memberikan usulan kompromi nilai UMP DKI 2015 sebesar Rp 3 juta naik 22,9% (bukan 30%) dimana usulan tertulisnya sudah disampaikan ke Gubernur DKI,Wakil Ketua DPRD,Fraksi di DPRD,Kadisnaker DKI dan dewan pengupahan DKI dengan dasar hasil survei pasar blok A tersebut.
Hal ini sekaligus menganulir nilai aneh item air yang hanya ditetapkan sebesar Rp 9 ribuan/bulan dan rekreasi Rp 1.916/bulan serta nilai daging,kacang –kacangan dan biaya transportasi yang sangat rendah sekali sehingga menjadi tidak masuk akal nilai KHL 2015 yang dihasilkan melalui survei BPS yang didapati sebesar Rp 2,3 Juta angka ini lebih kecil dari UMP DKI 2014 sebesar Rp 2,44 juta, apa mungkin di DKI terjadi deflasi?.
Tak hanya itu,Buruh juga menegaskan bahwa buruh penerima UMP tidak termasuk penerima KJS apalagi KJP karena mereka berstatus lajang, jadi program KJS dan KJP tidak berpengaruh terhadap nilai UMP. Untuk diketahui,aksi 3 hari ini bukanlah akhir dari perjuangan buruh DKI dan daerah lainnya diseluruh Indonesia tetapi nantinya akan ada aksi lanjutan yang lebih besar dan masif bila usulan buruh diabaikan.
Tag
Terpopuler
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 5 Rekomendasi Smartwatch yang Bisa Balas WhatsApp, Mulai Rp400 Ribuan
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
Pilihan
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
-
Sesaat Lagi! Ini Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Bulgaria
-
Melihat 3 Pemain yang Bakal Jadi Senjata Utama Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria
-
Profil Sertu Farizal Rhomadhon, Prajurit TNI asal Kulon Progo yang Gugur di Lebanon
Terkini
-
Mengenal Inovasi dan Manfaat Lelang bagi Perekonomian Nasional
-
Rakhano Rilis "Sempat Tak Sempat", Lagu Galau yang Bikin Susah Move On
-
Paramount Land Gelar Pesta Rakyat 'Sinergi dalam Satu Harmoni'
-
Edukasi dan Promosi Kelestarian Hutan, FSC Forest Week di Indonesia Resmi Diluncurkan
-
Pastry Chef Audrey Tampi Gelar Demo Masak Eksklusif di Jakarta
-
Custom Desain Cincin Pernikahan Jadi Tren, Buat Cinta Makin Jadi Lebih Bermakna
-
Meriahkan HUT Kemerdekaan RI ke-79 dengan Tingkatkan Nasionalisme dan Eratkan Kebersamaan antar Karyawan
-
Rayakan HUT RI, Pergikuliner Festival Ruang Rasa Hadirkan Ragam Kuliner Indonesia di Central Park
-
Rayakan Hari Kemerdekaan Bersama Lebih dari 6000 Siswa dengan Berbagi Es Krim Gratis di Seluruh Indonesia
-
Terinspirasi HUT RI di IKN, The House of Arwuda Luncurkan Parfum Independence