Suara.com - Pratama atau akrab disapa Poci merupakan pemilik kolam pemancingan terbesar di kawasan Tanah Baru, Depok, Jawa Barat. Kolam pemancingannya diberi nama Adhiraja memiliki luas sekitar 8.000 meter persegi yang dikhususkan untuk pemancingan kategori "Galatama".
Di kolam itu ada ikan patin dengan ukuran besar hingga mencapai bobot 15 kg yang jumlahnya sekitar 50 ekor. Tentu saja, ini akan jadi tantangan bagi para pemancing yang ini ada perlawanan saat menarik joran, bukan?
Sedangkan, ukuran ikan patin lainnya dengan bobot 1 kg-9 kg disebar sebanyak 15 ton. Dalam waktu dekat, kolam itu akan dipenuhi oleh ikan patin dengan ukuran antara 10 kg-15 kg.
Satu hal yang menarik, Poci menawarkan hadiah ‘jackpot’ bagi pemancing yang sukses menarik patin ukuran 10 kg ke atas. “Hadiahnya Rp1 juta,” kata dia.
Di tempat yang sama, ada area pemancingan yang diberi nama Deluna. Area pemancingan ikan mas ini khusus untuk rekreasi. Selain itu, ada juga area kolam pemancingan ikan nila dan gurame yang dikhususkan bagi anak-anak. Poci menyebut pemancingan Adhiraja buka 24 jam, untuk memastikan kepuasan para pehobi mancing.
Menurut Pratama yang akrab disapa Poci itu, manfaat memancing ikan untuk meningkatkan produktivitas pekerja ketika harus kembali bekerja keesokan harinya, karena sebagai hobi yang menyenangkan saat libur, akan meningkatkan stamina orang bekerja.
“Memancing itu bisa jadi media rekreasi bagi para karyawan yang penat dengan pekerjaan sehari-hari. Di tempat memancing, mereka bisa beristirahat, mengembalikan stamina dan kesegaran pikiran. Karena memancing memberikan kepuasan tersendiri,” ujarnya seperti dalam rilis yang diterima suara.com, Senin (22/2/2016).
Selain itu, katanya, juga ada unsur olahraga dalam memancing ikan, karena bisa menjadi alternatif lain dari bermain golf. "Di pemancingan kami, pengunjungnya terdiri dari berbagai kalangan, seperti pekerja lepasan, pekerja kantoran, juga dari profesional," ujarnya.
Poci menyebut, kolam pemancingannya bermula dari hobinya memancing sejak kecil. “Dulu saya tinggal di tepi Sungai Bengawan Solo. Setelah desawa, saya masih hobi memancing, bahkan semakin menjadi-jadi. Dari situlah, saya ingin membuat kolam pemancingan ikan untuk menyalurkan hobi memancing,” kata dia.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Langgar Kesepakatan, Lima Bangunan Liar di Jalur Subang-Bandung Disegel
-
Yonif 413/Bremoro Gelar Donor Darah Bersama Warga di Karanganyar
-
Prajurit dan Persit Yonif 413/Bremoro Galang Bantuan untuk Korban Gempa NTT
-
Wajah Baru Bogor Barat, 6 Stasiun Kereta Siap Garap Jalur Parung Panjang - Jasinga
-
Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak
-
Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?
-
Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan
-
Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?
-
Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha
-
Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?