Suara.com - Zeemi, sebuah sosial media yang menyediakan layanan live video berbasis komunitas, menghadirkan live social media. Perusahaan mengklaim ini merupakan yang pertama hadir di Indonesia, khusus dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan komunikasi antar komunitas di Indonesia.
Layanan ini hadir untuk merevitalisasi interaksi online komunitas, dengan menyediakan sarana live video streaming yang interaktif bagi komunitas, dan kesempatan untuk memperluas jaringan mereka, serta membawa percakapan offline ke online. Zeemi siap diakses secara gratis melalui aplikasi iOs, Android (Zeemi) dan situs resmi.
“Zeemi adalah sebuah platform sosial. Fokus kami saat ini adalah memfasilitasi komunikasi yang interaktif bagi komunitaskomunitas di Indonesia,” ujar Tom Damek, selaku Founder Zeemi dalam keterangan tertulisnya, Rabu (13/4/2016).
Perusahaan melihat, orang Indonesia masih banyak yang melakukan aktivitas komunikasi secara offline, namun mereka memanfaatkan sosial media untuk berinteraksi. Zeemi dihadirkan sebagai wadah interaksi yang interaktif dan dapat digunakan kapan saja, di mana saja.
Ide pengembangan layanan ini tercetus dari kebutuhan seseorang untuk bisa menyiarkan sesuatu secara live dengan mudah. Selain menghadirkan layanan interaktif, Zeemi juga menawarkan berbagai fitur lain khusus dikembangkan untuk menghadirkan pengalaman menyenangkan dan bermanfaat bagi para penggunanya.
Salah satu fitur yang ditawarkan adalah kemampuan Zeemi dalam menyesuaikan resolusi video, yang ditampilkan dengan kecepatan jaringan serta perangkat yang digunakan pengguna. Perusahaan juga memberikan pulsa sebagai bentuk apresiasi kepada pengguna setia Zeemi. Caranya adalah dengan menukarkan poin melalui virtual gifts (hadiah virtual) yang berhasil pengguna dapatkan di platfrom ini.
“Pembenahan dan pembaruan yang kami lakukan pada Zeemi, merupakan hasil pembelajaran dari apa yang diinginkan komunitas dan bagaimana perilaku mereka dalam menggunakan layanan video social media, kata Tom.
Keseruan dalam berinteraksi secara live dan berbagai kesempatan yang ditawarkan kepada pengguna untuk memonetasi talenta dan hobi mereka menjadi daya tarik tersendiri bagi komunitaskomunitas yang sudah tergabung dalam Zeemi.
“Fokus kami saat ini adalah mengajak para komunitas besar di Indonesia untuk live. Kami tidak mendikte apa yang harus mereka lakukan pada saat live, namun kami telah melihat banyak komunitas kreatif telah berkembang bersama kami,” tutupnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
21 Ribu Warga Yogyakarta Terdampak Perubahan Desil, Wali Kota Siapkan Refocusing Anggaran
-
Doa Shin Tae-yong: Semoga Ada Solusi Terbaik buat Jakmania dan Manajemen Persija
-
Persib Bandung Wajib Waspada! Teja Paku Alam Ungkap Ancaman Serangan Balik Manila Digger
-
Bisikan Sang Ayah Bikin Agil Bangkit, Mahasiswa UT Ini Raih Podium Campus League
-
Penanganan Karhutla Jangan Cuma Hitung Luasan, Pakar UGM Soroti Habitat Satwa
-
Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara
-
Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU
-
Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum
-
Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok
-
Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan