Suara.com - Seorang perempuan penjual peyek jingking di Parangtritis alih profesi menjadi pemandu karaoke di malam hari. Profesi ini terpaksa ia jalankan setelah suaminya lumpuh dalam kecelakaan yang menenggelamkan kapal nelayannya dan sekaligus membuat keluarganya terjebak dalam lilitan utang.
Nama perempuan ini adalah SITI dan cerita tadi adalah sekilas gambaran film yang disutradarai oleh Eddie Cahyono dengan judul film yang sama dengan pemeran utamanya.
Seperti dalam rilis yang diterima Suara.com, Direktur, Genflix, Greeny S Dewayanti mengungkapkan bahwa “SITI, merupakan film terbaik FFI yang menang 3 (tiga) piala Citra, sehingga layak untuk dihadirkan segera di Genflix . Ini merupakan komitmen Genflix untuk selalu menghadirkan film terbaru dan juga film terbaik di Indonesia."
Sebelum ditayangkan melalui bioskop di seluruh Indonesia, SITI pertama kali dirilis dalam Jogja-Netpac Asian Film Festival 2014. Kemudian, SITI juga terpilih sebagai “Official Selection” berbagai festival film dunia seperti Taiwan International Film Festival dan Rotterdam Film Festival.
Puncaknya adalah saat SITI berhasil terpilih sebagai Film Terbaik dalam Festival Film Indonesia 2015 lalu. Tak hanya itu, SITI juga berhasil memenangkan kategori Musik Terbaik dan Skenario terbaik di ajang penghargaan paling bergengsi bagi sineas perfilman Indonesia ini.
Keunikan dari film ini adalah termasuk film Indonesia dengan anggaran kecil (low budget) karena hanya menghabiskan Rp150 juta untuk seluruh proses produksi film yang berdurasi 88 menit. Selain itu, tempat pengambilan gambarnya pun hanya di sekitar pantai Parangtritis, Yogyakarta.
Greeny menambahkan “ Persaingan tentunya menguntungkan pelanggan dan juga menguntungkan Genflix untuk edukasi pasar. Genflix tetap fokus untuk memberikan layanan terbaik, baik dari user experience dengan selalu perbaikan aplikasi untuk nonton maupun juga pemilihan konten yang bermutu."
Belum lama ini Genflix juga menghadirkan film animasi Jepang yang tayang berbarengan dengan waktu tayang di Jepang, selain film-film Indonesia terbaru seperti Midnight Show; Mantan Terindah, Tuyul dan juga Pizza Man”.
Bahkan tak lama lagi, Anda juga dapat menyaksikan film peraih Best Pictures Oscar 2015 berjudul Spotlight di Genflix.co.id. Untuk bisa menonton film terbaru dengan jeda 1-2 bulan dari masa tayangnya di bioskop, kamu hanya perlu bergabung di Genflix dan mendapatkan Paket Film Terbaru hanya dengan harga Rp 25.000,- per film, yang bisa ditonton kapanpun, dimanapun selama 7 hari.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile
-
Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta
-
Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan
-
Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah
-
Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat
-
Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya
-
Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi
-
Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana