Suara.com - Ada hal beda yang dilakukan IKAPOL IISIP Jakarta. Biasanya IKAPOL membicarakan dan berdiskusi mengenai politik, namun untuk kali ini ada yang lain.
Kali ini IKAPOL memberikan kursus Bahasa Inggris gratis bagi anak-anak kurang mampu yang tinggal di bantaran Sungai Ciliwung.
Pemberian kursus gratis ini dilangsungkan di Jalan Raya Citayam, Gang Gandaria, Jembatan Gantung RT.06/06, Kelurahan Ratu Jaya, Kecamatan Cipayung, Depok, Jawa Barat.
Ketua Umum IKAPOL, Rani Sukma menjelaskan organisasinya ingin memberikan hal berbeda dan lebih konkrit. Melalui Bidang Pengabdian Sosial Masyarakat (Abdimas), IKAPOL mencoba memberikan kontribusi dalam pemberdayaan masyarakat secara nyata, salah satunya dengan memberikan kursus Bahasa Inggris bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. Program tersebut direncanakan berjalan selama tiga bulan (Oktober-Desember 2016).
"Kami mencoba memberikan hal lain dan lebih konkrit dalam pemberdayaan masyarakat atau komunitas", jelas Rani Sukma.
Bidang Abdimas memiliki program yang bernama ‘IKAPOL Community Course/ICC’ bertujuan untuk mencerdaskan komunitas atau masyarakat melalui berbagai pelatihan maupun kursus seperti kursus bahasa Inggris, kesenian, peduli lingkungan dan lain-lain.
"Pelatihan atau kursus dimulai dari Saung Pustaka Air. Dan insyaAllah akan terus meluas dengan melibatkan komunitas atau masyarakat di wilayah lain. Sehingga masyarakat bisa merasakan keberadaan IKAPOL," jelas Rani.
Pada kesempatan yang sama, Koordinator Abdimas IKAPOL Andri Sofyan mengatakan, ICC menjadi salah satu bentuk program kepedulian IKAPOL terhadap masyarakat, khususnya anak-anak sebagai generasi penerus bangsa.
Andri menambahkan, salah satu alasan IKAPOL memilih wilayah Bantaran Sungai Ciliwung, karena IKAPOL pun memiliki kepedulian terhadap lingkungan alam, dalam hal ini sungai Ciliwung.
Tak hanya itu, IKAPOL juga menjadi promotor bagi potensi-potensi yang ada di salah satu masyarakat atau komunitas setempat ke masyarakat lebih luas. Salah satunya kerajinan tangan anak-anak Saung Pustaka Air, berupa seni koral ciliwung (Nikoci).
Sementara itu, Syahrial Mayus Ketua Bidang Humas Ikapol mengatakan bahwa memberikan kursus bahasa adalah salah satu program yang diusung oleh kepengerusan Ikapol periode kepemimpinan Rani Sukma, dimana Ikapol tak terlalu elitis seperti yang lalu-lalu, walaupun IKAPOL tak akan melupakan kritiknya terhadap perpolitikan nasional dan daerah.
"Kita ingin lebih membumi, selama ini IKAPOL terkesan elitis dan sellau bermain pada isu-isu yang sangat berat seperti pilpres dan penegakan hukum, sehingga terkadang kita lupa persoalan lingkungan," ujar Mayus.
"Ikapol tetap memperhatikan perpolitikan sebagai ruh Ikapol. Namun kami ingin berbuat sesuatu yang nyata. Pendidikan, apalagi bahasa Inggris sebagai bahasa pergaulan internasional juga sangat penting," ujarnya.
IKAPOL merupakan Ikatan Sarjana Ilmu Politik dari Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik-Jakarta yang dibentuk sejak tahun 2012 dan sudah mengalami pergantian kepengurusan tiga kali.
Tercatat Ketua dan sekjen periode pertama adalah Eka Zulkarnaen dan Zaenal A Budiono, periode kedua Dede Jaenudin dan B. Edward Panggabean serta Rani Sukma dan Abdul Hakim.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- 5 Rekomendasi Rice Cooker Digital, Nasi Tetap Pulen hingga 48 Jam
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Jatuh dari Tongkang di Sungai Baung OKI, Dua Korban Ditemukan Meninggal
-
Karhutla Dekati Runway Bandara Atung Bungsu, Penerbangan Pagar Alam Masih Normal?
-
Baru 2 Hari Direhab, Anak Mantan DPRD Muratara Kabur Usai Dobrak Pintu Yayasan
-
Program Cetak Sawah Berhadapan dengan Karhutla, Api Membakar Lahan di Muara Enim
-
Kebakaran Bromo Meluas hingga 520 Hektare, Destinasi Wisata Probolinggo Disebut Masih Aman
-
Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus
-
Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah
-
30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?
-
Bangga! Prestasi Apik Ditorehkan Kevin Diks di Awal Musim Bundesliga 2026/2027
-
Prabowo Puji Sepatu Inovasi BRIN Berbahan Limbah Sawit, Harganya Cuma 60 Ribuan!