Suara.com - Kaspersky Lab mengumumkan kemitraan baru dengan TÜV Rheinland dalam rangka meningkatkan pertahanan siber di industri transportasi, khususnya perkeretaapian. Sesuai dengan kerangka perjanjian kerja sama, Kaspersky Lab akan berkontribusi dalam hal layanan penilaian keamanan, pelaporan intelijen dan pengujian penetrasi untuk berbagai layanan serta solusi yang ditawarkan oleh Independent Safety Assessor (ISA) dan lembaga sertifikasi.
Berdasarkan ketentuan kerja sama yang baru, Kaspersky Lab dan TÜV Rheinland bermitra dalam menyediakan berbagai layanan keamanan dan keselamatan. Termasuk pengujian penetrasi, penilaian keamanan siber, penilaian keamanan independen kereta api, bagi pelanggan perkeretaapian di RRC dan Asia Pasifik.
Salah satu keahlian utama yang dimiliki Kaspersky Lab adalah dalam bidang keamanan kereta api.
Kerja sama antar dua perusahaan terkemuka ini akan meningkatkan keamanan sistem industrial modern, seperti Computer and Communication Train Control (CBTC), Automatic Train Control (ATC) dan Automatic Train Supervision (ATS). Luasnya pengalaman yang dimiliki para ahli Kaspersky Lab akan membawa kemungkinan baru bagi pelanggan TÜV Rheinland dalam meningkatkan keamanan dan pertahanan transportasi perkeretaapian.
Sergey Gordeychik, Deputy CTO and Head of Security Services, Kaspersky Lab mengungkapkan, kereta api merupakan contoh sempurna dari infrastruktur industri di era modern karena beragam, tersebar secara luas dan kompleks.
"Keselamatan lalu lintas bagi kereta berkecepatan tinggi serta sistem kereta cepat yang modern perlu memperhatikan keamanan TI dalam bentuk tradisional, serta menjamin keselamatan operasional yang melibatkan hardware yang kompleks dan infrastruktur software. Oleh karenanya, para peneliti Kaspersky Lab juga berfokus pada keamanan siber untuk perkeretaapian, dan kami merasa bangga mengumumkan kemitraan baru ini dapat membantu memberikan layanan intelijen dan keamanan untuk pelanggan," ujarnya dalam keterangan resminya, Rabu (16/11/2016).
Sementara itu, Vice President Rail Division − TÜV Rheinland untuk RRC dan Asia Pasifik, Vincent Tan mengungkapkan bahwa keamanan siber merupakan topik penting bagi para pemangku kepentingan terutama di industri perkeretaapian.
"Para ahli Kaspersky Lab juga sudah terbukti memiliki rekam jejak di kedua jenis keahlian keamanan tersebut. Dengan demikian, kami berharap kolaborasi antara Kaspersky Lab dan TÜV Rheinland dapat membantu para pelanggan mampu bertahan ketika menghadapi isu keamanan dan keselamatan yang ada dan yang akan datang," pungkasnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan