Suara.com - Philips Lighting meresmikan Philips Home Lighting Store yang ke 37 di Indonesia. Berlokasi di Cibubur, Cileungsi, galeri pencahayaan baru ini menegaskan komitmen Philips Lighting untuk mendukung pertumbuhan sektor properti di kota-kota satelit Jakarta.
Seperti di banyak kawasan lain di sekitar Jakarta, Cibubur telah berkembang menjadi kota penunjang dengan masyarakat yang tinggal di area ini tetapi bekerja di Jakarta. Pembangunan Light Rail Transit oleh pemerintah yang menghubungkan Cibubur dengan Cawang-Senayan-Grogol di Jakarta dan dijadwalkan akan selesai pada tahun 2017, telah membuat para pengembang properti memusatkan perhatian pada daerah potensial ini, menyasar pembangunan area sentra bisnis, lengkap dengan klaster perumahan mewah, apartemen, perkantoran dan area ritel.
“Dengan berkembangnya Cibubur saat ini, kami melihat peluang yang sangat besar untuk mendukung pertumbuhan properti di kawasan ini. Mengingat jauhnya jarak yang harus ditempuh untuk mengunjungi toko-toko kami di Jakarta, tentunya dengan membawa solusi pencahayaan lebih dekat kepada konsumen di sini dapat menghemat waktu mereka,” kata Chandra Vaidyanathan, Presiden Direktur PT Philips Indonesia.
Seperti galeri pencahayaan di kota-kota lainnya, Philips Lighting selalu konsisten dalam desain dan pelayanan Philips Home Lighting Store. Galeri pencahayaan seluas 100 m2 menawarkan pengalaman belanja one-stop-shopping dan konsultasi pencahayaan gratis kepada konsumen, cukup dengan membawa rencana dasar atau cetak biru pencahayaan.
Pengunjung juga dapat mencari kebutuhan pencahayaan mereka di galeri pencahayaan Philips Lighting yang rapi, bersih, menarik dan modern dalam memamerkan koleksi lampu pilihan, yang ditata berdasarkan fungsi dan aplikasinya. Galeri pencahayaan ini juga memajang sejumlah produk pilihan – dari lebih dari 300 produk pencahayaan yang ditawarkan – dalam berbagai simulasi ruangan untuk menarik dan menginspirasi pelanggan.
Khusus untuk pelanggan di sini, Philips Home Lighting Store Cibubur mengusung Koleksi Produk Dekoratif yang terdiri dari berbagai macam lampu downlight, LED tape, lampu-lampu dengan desain slim line, trunkable dan pencahayaan luar ruangan.
Semua produk lampu yang ditawarkan di Philips Home Lighting Cibubur telah terintegrasi dengan lampu LED yang hemat energi, yang akan membantu konsumen untuk mengurangi konsumsi energi, dan pada akhirnya dapat mengurangi biaya listrik secara signifikan. Lampu berbasis LED ini juga tahan lama dan ramah lingkungan.
“Pencahayaan modern berfungsi melebihi dari sekedar penyinaran; hal ini telah mengubah cara masyarakat menggunakan dan memperlakukan cahaya. Di Philips Lighting, kami percaya dapat menginspirasi masyarakat melalui pencahayaan inovatif yang dapat merubah dan memperbaiki atmosfer dan suasana dalam sebuah ruangan,” kata Chandra. “Kami ingin berbagi antusiasme kami akan pencahayaan ini dengan para konsumen di Cibubur.”
Bermitra dengan PT. Citra Cempaka, galeri pencahyaaan ini berlokasi di Ruko Citra Grand R6/32, Jalan Alternatif Cibubur, Cileungsi. Selama masa pembukaan galeri, Philips Home Lighting Store Cibubur memberikan diskon hingga 70 persen dan untuk pembelian minimal satu juta rupiah, pelanggan bisa mendapatkan lampu Philips Renewable seharga 350 ribu rupiah secara gratis. Syarat dan ketentuan berlaku dan promosi berlangsung hingga 31 Desember 2016.
Pada tahun ini, Philips Lighting telah mendapatkan lima penghargaan: Frost and Sullivan menganugerahi Philips Lighting sebagai LED Lighting Company of the Year in the Environment and Building Category; Majalah Marketing dan Frontier Consulting Group memberikan Philips Lighting dengan dua penghargaan Top Brand Award untuk Outstanding Achievement in Building the Top Brand dan Emergency Lamp Category; dan baru-baru ini, gelar Home Preferred Brand 2016 untuk kategori The Best Lighting diberikan oleh Majalah Bintang Home.
Untuk kampanye digital, Philips Lighting juga mendapatkan penghargaan Indonesia Digital Popular Brand Award 2016 for Energy Saving Category dari Trans n Co Research dan IMFocus.
Tag
Berita Terkait
-
Lampu LED 40 Persen Lebih Terang Resmi Hadir, Tetap Nyaman di Mata dan Hemat Listrik
-
Contek Gaya Anak Skena Tahun 80-an, Philips Hadirkan Audio Retro Futuristik
-
Philips Rilis Mesin Kopi Baristina Bar Pro 500, Cold Brew Hanya 90 Detik
-
Philips Smart LED Punya Fitur Schedules, Bikin Bangun Sahur Tepat Waktu Selama Ramadan
-
Philips Siap Hadirkan HP Baru, Desain Mirip iPhone
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Media Italia Bongkar Ada Kontrak Lebih dari Rp25 T di Balik Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
25 Ton Ikan Nila Mati Massal Akibat Letupan Belerang di Danau Batur
-
Harga Minyak Naik Jadi USD 100 per Barel, Perang Merembet ke Selat Bab el-Mandeb
-
Delapan Bulan Pasca Bencana, Ratusan Siswa SD di Aceh Masih Belajar Darurat
-
Prabowo Bicara Persatuan Politik: Sebut PDIP dan Koalisi Punya Hati yang Sama
-
Dari Pasal 33 UUD 1945 hingga Prabowonomics, Cak Imin Bicara Mimpi Kedaulatan Ekonomi
-
Bisa Bikin Repot! Prabowo Kasih Cap 'Pemimpin Kancil' buat Dasco, Cak Imin dan Bahlil
-
Cak Imin Dukung Ekspor SDA Satu Pintu Prabowo, Sebut Ada 108 UU yang Harus Dibenahi
-
Pertamina Kilang Plaju Resmi Salurkan Biosolar B50, Tambah Pasokan Energi dari Sumatera Selatan
-
Sidang Korupsi Perkimtan Palembang Ungkap Rp440 Juta Masuk ke Eks Kadis, Lalu Mengalir ke Mana?
-
Cak Imin Minta Prabowo Revisi 108 Undang-Undang demi Kedaulatan Ekonomi