Suara.com - Berdasarkan IUCN Red list, penyu menjadi salah satu reptile laut yang terancam punah. Hanya sekitar 2 persen dari telur yang menetas dapat tumbuh menjadi penyu dewasa.
Bersama-sama dengan Yayasan Terangi (Terumbu karang Indonesia) dan BKSDA TWA Pulau Sangiang, PT SHARP Electronics Indonesia melalui program ‘SHARP Solar Panel Project’, mendukung kegiatan konservasi penyu di pulau ini. Pabrikan asal Jepang itu memfasilitasi kebutuhan mereka akan asupan tenaga listrik yang ramah lingkungan untuk dipergunakan pada sistem sirkulasi air ( running water system) berupa pompa, filter, dan jaringan pipa.
“Melalui program ‘SHARP Solar Panel Project’ SHARP memberikan kontribusinya untuk melestarikan penyu agar anak-anak Indonesia di masa depan masih dapat mengenal dan melihat keberadaan penyu secara langsung tidak hanya melalui gambar”, ungkap Pandu Setio selaku PR, CSR & Promotion Manager PT Sharp Electronics Indonesia, dalam keterangan resminya.
Pulau Sangiang yang terletak di Selat Sunda, merupakan kawasan tempat persinggahan migrasi penyu antara Samudra Hindia dan Laut Cina Selatan untuk bertelur. Kawasan Pulau Sangiang ditetapkan menjadi Taman Wisata Alam dengan luas 528,15 ha.
Namun, minimnya asupan listrik menjadikan area konservasi tukik menjadi tidak optimal. Sebelum siap di lepas ke laut, telur yang sudah menetas dan menjadi tukik akan tinggal di kolam pembesaran.
Tukik–tukik ini akan dimonitor pertumbuhan dan kesehatannya. Hingga saat ini, tukik yang baru menetas ditempatkan ke dalam kolam dengan sirkulasi air yang bergantung pada tenaga manusia.
Keterbatasan sumberdaya manusia membuat proses penggantian air tidak dapat dilakukan lebih sering. Akibatnya, kotoran dan bekas-bekas makanan menetap pada kolam.
Kondisi saat ini, sebagian tukik yang tinggal dalam bak mengalami infeksi oleh jamur dan bakteri pada lipatan kulit dan mata.
Oleh sebab itu, Yayasan TERANGI berupaya mengembangkan sistem sirkulasi air otomatis. Adanya keterbatasan asupan listrik menjadi kendala utama untuk berjalannya system tersebut.
Baca Juga: Sharp Aquos S2 Dipastikan Meluncur di Indonesia
Melalui program ‘SHARP Solar Panel Project’, SHARP mendirikan Solar Panel System yang dapat digunakan untuk memberikan penerangan dan menjalankan system sirkulasi air pada pada bak penampungan tukik hingga kebersihan airnya dapat terjaga kualitasnya.
Di Pulau Sangiang, Sharp memasang 4 solar panel yang mampu menghasilkan 1200 watt energi listrik. Proses kerja dari solar panel ini adalah mengkonversikan energi dari cahaya matahari menjadi energi listrik dengan menggunakan prinsip efek Photovoltaic.
Solar panel yang terbuat dari bahan semiconductor menyerap energi matahari untuk dirubah menjadi energi listrik.
“Diharapkan dengan adanya area konservasi penyu di Pulau Sangiang ini akan meningkatkan kesadaran pengunjung dan penduduk pulau akan pentingnya menjaga kelestarian penyu," tutup Pandu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
12 Ramalan Zodiak Hari Ini 6 Agustus 2026: Leo dan Libra Beruntung, Capricorn Waspada Konflik
-
Karhutla Memanas, Kabut Asap Selimuti Kota Palembang
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan