Suara.com - Sharp memperkenalkan R1, smartphone (ponsel pintar) dengan harga Rp1 juta-an berspesifikasi tinggi di kelasnya. Peluncuran resminya sendiri bakal berlangsung 12 Oktober, bersamaan dengan mulai tersedianya unit di pasar.
"Dengan spesifikasi tinggi, harga R1 Rp1.799.000," kata Presiden Direktur Sharp Mobile Indonesia, Johnny Lin, dalam paparannya di dalam konferensi pers introduksi R1, Rabu (27/9/2017) di Jakarta.
Johnny juga mengklaim R1 sebagai smartphone Rp1 juta-an berspesifikasi tertinggi di Indonesia. Memang, seperti apa spesifikasi R1?
Johnny menjelaskan bahwa R1 merupakan smartphone yang mampu menampilkan video dengan bagus, jernih, dan tahan lama sehingga cocok bagi kaum milenial Tanah Air yang suka membuat atau memutar video. Kemampuan ini khususnya didukung oleh teknologi layar, kamera, dan kapasitas baterai mumpuni.
Layar R1 didukung oleh teknologi 2.5D Natural Screen. Ada pula teknologi On-cell Touch Panel. Keduanya diklaim menjadikan layar R1 beresolusi tinggi dan detail.
"Kameranya 13 MP di belakang dan 8 MP di depan. Kamera depannya juga memiliki sudut lebar 84 derajat sehingga saat selfie pun semua orang dapat masuk," aku Johnny.
Baterainya berkapasitas 4.000 mAh yang disebut-sebut dapat tahan dua hari pemakaian. Dengan baterai berdaya cukup besar ini, R1 juga bisa berfungsi sebagai power bank.
"Konsumen Indonesia sangat melihat RAM. R1 memiliki RAM 3GB, dengan ROM 32GB. Sangat cukup untuk pemakaian harian," lanjut Johnny. Adapun sistem operasi R1 menggunakan Android 7.0 Nougat.
Tak berhenti sampai di situ, R1 memiliki pula fitur Fingerprint Identification dan mendukung VoLTE plus Dual SIM Card. Prosesornya sendiri menggunakan MTK MT6737 Cortex-A53 65bit Quad 1.25 GHz.
Baca Juga: Sharp Hadirkan Mesin Masak Otomatis Dibanderol Rp7 Jutaan
Brand Director Sharp Mobile Indonesia, Sergio Ticoalu, menjelaskan bahwa penjualan R1 yang tersedia mulai 12 Oktober akan dilakukan lewat jalur online terlebih dahulu. Sharp bekerja sama dengan laman daring Lazada.
"Pada periode penjualan pertama R1 nanti, kami targetkan bisa menjual kurang-lebih 10 ribu unit secara online," pungkasnya.
Johnny setelah itu kembali menerangkan bahwa R1 juga kelak dijual offline. Namun, penjualan di jalur offline baru dilakukan sebulan-dua bulan setelah jalur online. Berikut tampilannya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan