Suara.com - Di tengah kepungan perkembangan teknologi dan digital, sebuah korporasi harus mampu beradaptasi dan bersinergi agar mampu tetap menjaga laju pertumbuhan.
Jika tidak, tak ayal, roda disrupsi akan menggerus dan tak sedikit perusahaan yang ditinggal pelanggan atau stakeholder-nya.
Hal ini disampaikan oleh Achmad Sugiarto, penulis buku “Synergy Way Of Disruption - Menciptakan Keunggulan Disruptif Perusahaan Melalui Sinergi” di sesi diskusi dan peluncuraan bukunya.
"Buku ini lahir dari hasil Focus Group Discussion dengan Michael E. Raynor Doktor Harvard Business School dan pakar penulis disrupsi dunia," ujar Achmad melalui keterangannya saat membuka diskusi.
Dia melanjutkan, berdasarkan riset, 33 persen responden menyatakan disrupsi digital sangat signifikan, 30 persen menyatakan signifikan, dan 28 persen cukup signifikan.
"Disrupsi digital memang sudah menjadi keniscayaan bagi dunia korporasi untuk menyongsong masa depan," lanjut pria yang juga merupakan Direktur Retail Business Solution Telkomsigma ini.
Buku ini hadir didasarkan pada pengalaman Achmad sebagai pelaku sinergi baik itu di antara perusahaan yang berada di bawah Telkom Group maupun antar BUMN. Achmad juga dikenal luas sebagai salah satu pembina startup di Indonesia.
Atas berbagai kontribusinya terhadap pengembangan industri startup di tanah air, Achmad dianugerahi penghargaan Satyalencana Wirakarya dari Presiden Republik Indonesia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Dear Pak Prabowo: 22,93 Juta Warga RI Masih Hidup Miskin
-
Samsung Galaxy A27 5G vs Galaxy A25 5G, Apa Saja Bedanya? Ini 4 Alasan Layak Upgrade
-
Pendaftaran Upacara 17 Agustus 2026 di Istana Dibuka Sampai Kapan? Ini Batas Waktunya
-
Pemutihan Pajak Kendaraan 2026 Sampai Kapan? Simak Jadwal Lengkap Tiap Provinsi
-
Putusan MK Buka Peluang Grasi hingga Amnesti Bagi Terdakwa Berbasis Audit BPKP
-
Kementerian P2MI Kenalkan Asta Mandala SMK Go Global, Bidik 500 Ribu Pekerja Migran Terampil
-
Kenapa Gen Z Rela Boros buat Kopi Tapi Menyerah Duluan soal Rumah?
-
Simulasi Cicilan KUR BRI Terbaru Agustus 2026
-
Kata-kata Polisi Malaysia soal Warganya Naik Batik Air Selundupkan Sabu dari KL ke Surabaya
-
Pengangguran Memang Turun, Tapi Cuma 24 Ribu Orang! Masih Ada 7,22 Juta Warga Indonesia Menganggur