Suara.com - Staedtler yang selama ini dikenal sebagai merek alat tulis, tidak hanya memiliki visi dalam mendukung perkembangan pendidikan di Indonesia, melainkan juga ingin menyalurkan kebaikan untuk anak Indonesia.
Salah satunya lewat kampanye terbarunya di 2019 ini yaitu #KaryaBaik yang bekerja sama dengan Dompet Dhuafa.
#KaryaBaik merupakan sebuah kampanye kebaikan yang dikemas dalam bentuk lomba mewarnai yang diadakan di 32 kota di Indonesia selama Februari-April 2019, dengan target peserta merupakan anak-anak di usia TK-SD.
Selama bulan Februari hingga Maret 2019, lebih dari 10 ribu orang di 21 kota telah berpartisipasi dalam #KaryaBaik ini dan akan terus bertambah.
Para peserta yang merupakan anak dan orang tua tampak antusias mengikuti kegiatan ini, karena #KaryaBaik bukan lomba mewarnai biasa, mereka dapat langsung berdonasi dari partisipasi mereka di Lomba #KaryaBaik.
Lewat kampanye ini, Staedtler Indonesia mengajak masyarakat ikut serta dalam #KaryaBaik, karena setiap hasil karya yang dihasilkan akan ditukar menjadi donasi sebesar Rp 1.500 yang akan disumbangkan melalui Dompet Dhuafa kepada anak-anak disabilitas di Indonesia.
Adalah Saila, salah satu penerima manfaat dari kampanye #KaryaBaik ini. Saila adalah anak perempuan berusia 15 tahun yang tinggal di Kawasan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan yang divonis mengidap gangguan saraf sejak usia 1 tahun.
Akibatnya, sehari-hari Saila hanya mampu berbaring dan duduk di tempat tidur, sedangkan untuk beraktivitas di luar, seperti makan dan ke kamar mandi, Saila harus dibantu oleh neneknya yang sudah berusia lanjut.
Untuk itu, Saila membutuhkan kursi roda, agar mampu beraktivitas tanpa harus selalu digendong oleh sang nenek.
Baca Juga: PKS Tarik Iklan Kampanye yang Rendahkan Penyandang Disabilitas Mental
“Staedtler berkomitmen penuh dalam berbagi kebaikan kepada anak-anak Indonesia, selain kebaikan dari segi produk yang kami hasilkan tapi juga mengajak masyarakat untuk berbagi kebaikan bagi sesama lewat #KaryaBaik ini. Diharapkan setiap anak penerima manfaat dari #KaryaBaik ini terbantu kebutuhannya dan menjadi inspirasi semangat untuk kita semua.” ungkap Pramesti Yulfia selaku Head of Marketing Staedtler Indonesia melalui keterangannya.
Tak hanya berhenti di bulan April, karena antusiasme masyarakat yang tinggi dalam kegiatan ini, maka #KaryaBaik akan dilanjutkan dalam bentuk digital activity yang dapat diikuti oleh semua kalangan, yakni melalui kompetisi #KaryaBaik.
Adapun cara mengikuti kompetisi #KaryaBaik ini adalah dengan membeli produk Staedtler, kemudian mengunduh template #KaryaBaik di toko-toko alat tulis yang menjual produk Staedtler dan di media sosial Staedtler & Dompet Dhuafa.
Setiap karya yang diunggah di media sosial dengan menggunakan hashtag #KaryaBaik dan mention ke akun Staedtler nantinya langsung dihitung sebagai donasi serta berkesempatan untuk memenangkan hadiah.
“Melalui kampanye ini, Staedtler juga berkomitmen untuk terus menghasilkan produk terbaik demi terus mendukung terciptanya berbagai karya. Produk baik untuk #KaryaBaik,” tutup Pramesti Yulfia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan
-
Terungkap Penyebab Kematian Dokter PPDS di RSUD Tengku Rafian Siak
-
Profil Direktur PO ALS yang Jadi Tersangka Kasus Kecelakaan Bus Tewaskan 19 Orang
-
Pertamina Marine Solutions Resmi Jalin Kerjasama dengan Perusahaan China, Ini Rinciannya
-
Tak Cukup Alim, Cak Imin Minta Santri Melek Literasi Keuangan Agar Tak Terjebak Judol dan Pinjol
-
Berdayakan Puluhan Kelompok Usaha, Klaster Unggulan BRI Sukses Dongkrak Potensi Peternak