Suara.com - Travel for Change Ajak Anak Berkebutuhan Khusus Berkreasi di Museum Macan.
Kemeriahan Hari Anak Nasional yang jatuh pada 23 Juli lalu menyisakan euforia anak-anak yang kegirangan bermain karena banyak produk anak dan wahana yang menawarkan sarana merayakan hari tersebut.
Anak-anak Indonesia mendapatkan dukungan dari publik. Sayangnya, tidak semua anak merasakan hal tersebut, karena masih terdapat segelintir anak yang tidak dapat merasakan euforia tersebut. Mereka adalah anak-anak berkebutuhan khusus atau yang lebih dikenal dengan sebutan anak autis.
Pada umumnya anak-anak ini memang memiliki hambatan dalam berkomunikasi jika dibandingkan dengan anak pada umumnya, seperti kesulitan mengutarakan pendapat, menjalin komunikasi non verbal, dan berekspresi. Walaupun demikian, anak-anak berkebutuhan khusus sebetulnya memiliki ruang untuk dapat berkembang dan menjadi mandiri.
Banyak hal yang dapat dilakukan untuk membantu mereka agar dapat mengoptimalkan potensinya, salah satunya adalah melalui “art therapy”. Peduli terhadap hal ini, Panorama Foundation kembali mengadakan Travel for Change. Kegiatan sosial ini mengajak anak-anak kurang beruntung untuk traveling menikmati sesuatu hal yang jarang mereka dapatkan. Selain itu, hal ini dapat membuka wawasan mereka, sehingga dapat meningkatkan kreativitas anak-anak tersebut.
Pada misi kedua kali ini Travel for Change bekerja sama dengan Rumah Autis dan Museum MACAN, mengajak anak-anak dari Rumah Autis Jakarta, Bogor, dan Depok untuk beradu kreativitas di Museum MACAN. Dipandu oleh Fairuz N. Izzah, penulis buku Lessons of Friendship dan Ruben Rotty pemenang medali perak dari ASEAN Autism Games 2019, mereka diajak untuk berkreasi untuk menuangkan potensi kreativitasnya.
“Berbekal semangat Hari Anak Nasional, kami berkeinginan untuk mengajak publik untuk mengenal lebih dekat potensi-potensi mereka dan menyadari bahwa anak-anak berkebutuhan khusus juga dapat berprestasi”, Jelas AB Sadewa selaku Ketua Panorama Foundation. Pada kesempatan kali ini Travel for Change didukung oleh Panorama Destination dan White Horse Deluxe Coach guna mendukung keberlangsungan misi kedua Travel for Change seperti yang tertulis dalam rilis yang dikirimkan pada Suara.com.
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Raih Kontrak Rp1,16 T, WSKT Rampungkan Pembangunan Satu Sekolah Rakyat di Surabaya
-
Datangi Rutan KPK, Pengacara Febrie Adriansyah Beberkan Dugaan Kejanggalan pada Sprindik Kejagung
-
Bahlil Semprot AMPG: Satu Periode Empat Kali Ganti Sekjen, Pengkaderan 'Enggak Jelas'
-
Menebak Isi Pembicaraan Perdamaian AS - Iran Terbaru
-
RI Masih Senang Impor Minyak Bikin Neraca Dagang Tekor di Juni
-
Mitchell Baker Jadi Ujung Tombak Indonesia, Vietnam Andalkan Bek 196 Cm Jadi Striker?
-
Terbukti Lakukan Pungli Rp1,7 Juta ke Sopir Truk, Petugas Dishub Bekasi Terancam Dipecat
-
Habiburokhman Sentil Konten Eben Martono: Rekam SPG GIIAS Tanpa Izin Bisa Dipidana
-
Prabowo Bangga Setiap Timnas Bertanding, Merah Putih Mampu Menyatukan Seluruh Rakyat Indonesia
-
Rokok Ilegal Diprediksi Naik 42 Persen Jika Aturan Kemasan Polos Dijalankan