Suara.com - Di tengah pandemi virus corona, guru honorer merasakan dampak yang cukup berat. Pasalnya, di tengah situasi ini, para guru honorer akan kehilangan gaji lantaran tidak dapat masuk ke kantor atau bekerja seperti biasa.
Kondisi ini rupanya menjadi perhatian Shandy Purnamasari owner MS Glow dan suaminya Gilang Widya Pramana dari Juragan 99 Trans. Mereka membagikan sumbangan dan THR bagi 200 orang guru honorer di Jawa Timur.
"Salah satu profesi yang diterpa berbagai masalah di tengah wabah virus mematikan ini adalah para pekerja honorer. Bukan hanya berkemungkinan tidak mendapatkan gaji dan THR, mereka yang menyandang status sebagai pekerja honorer juga harus memikirkan keberlangsungan pekerjaan mereka kedepan," ujar Shandy Purnamasari di Garasi di Malang, baru-baru ini.
Menurut Shandy Purnamasari, apa yang dilakukannya merupakan sebuah bentuk kepedulian sebagai pengusaha di bidang kecantikan untuk dunia pendidikan. Ia menilai nasib guru honorer cukup memprihatinkan.
"Saya sangat terharu melihat perjuangan guru-guru di Indonesia khususnya di Malang. Sekian lama mengajar tapi masih banyak yang berstatus guru honorer, yang penghasilannya mulai dari Rp 350 hingga Rp 500 ribu perbulan. Inilah yang menguggah perasaan saya untuk berbagi kepada mereka," ujar penerima MURI kategori Kolaborasi Karya Seni dari Rumah oleh Figur Nasional Terbanyak ini.
Semetara itu, dalam situasi Pembatasan Sosial Bersakala Besar (PSBB) seperti sekarang tidak menjadi kendala untuk berbagi dengan para guru honorer. Shandy dan tim dari MS Glow serta Juragan 99 Trans telah menerapkan protokoler covid 19 saat pemberian bantuan.
"Untuk mencegah penularan di sekitar lokasi acara kami bersama tim telah melakukan standar protokoler Covid 19 yakni melakukan physical distancing, menyiapkan masker standar WHO, tempat cuci tangan, disinfektan dan hand sanitizer produk MS Glow," terang Gilang.
Berita Terkait
-
Ketika Mengajar Tak Lagi Menjanjikan: Kesejahteraan Guru Terus Tertinggal
-
Di Tiongkok Guru Setara Dokter, di Indonesia Guru Honorer Dijerat Judi Online: Ada Apa?
-
PGRI: Jangan Cap Guru Mata Duitan karena Minta Gaji Layak
-
Wacana Gaji Guru Rp5 Juta Tuai Kritik: Apa Sudah Bisa Hidup Layak?
-
Gilang Widya Pramana dan Shandy Purnamasari Tebar Kurban 17 Sapi, Satu Berbobot 1.280 Kg
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
3 Kombinasi Ombre Wardah Staylock Lip Matte Sesuai Undertone Kulit, Tahan 20 Jam Tanpa Crack!
-
Tekan Biaya Produksi, Pemerintah Resmi Beri Bea Masuk 0 Persen untuk Sektor Ini
-
Nabila Gardena Mendadak Viral Dikaitkan Koruptor Alwin Albar, Ini Sosoknya
-
Apa Itu Tender Rakyat? Skema Baru Program Bedah Rumah yang Diklaim Lebih Transparan
-
Jejak Karbon Makanan Tidak Sama bagi Semua Orang, Penelitian Ungkap Kelompok dengan Dampak Terbesar?
-
Parfum Apa yang Cocok untuk Anak Sekolah dengan Aroma Ringan dan Segar? Ini 4 Rekomendasinya
-
Waspada Sindikat Transnasional: Jangan Tergiur Janji Manis Kerja di Luar Negeri
-
Cari Ketenangan di Akhir Pekan? Kunjungi Cetiya Tian Shi Hua, Spot Spiritual Anyar di Jakarta
-
Tujuan MBG vs Efek Samping: Program yang Mulai Kehilangan Arahnya Sendiri
-
Shin Tae-yong: Persija Belum pada Kondisi Terbaik di Piala Presiden 2026