Suara.com - Telkom University terus menuai prestasi sebagai salah satu kampus terbaik di Tanah Air. Tak heran kampus ini pun kemudian naik peringkat menjadi universitas terbaik ke lima di Indonesia.
Pada Januari 2020 lalu, Telkom University berada di urutan 2.405 dunia. Kemudian pada Juli 2020, kampus yang berlokasi di Bandung ini berada di urutan 1.435 dunia dan di peringkat 5 di Indonesia.
Hal itu disampaikan langsung oleh Prof Dr Adiwijaya selaku rektor dari Telkom University.
"Selain itu Kemenristek, Telkom University juga menjadi PTS nomor satu di Indonesia versi Webometrics dan berhasil mendapatkan QStar 2020 bintang lima untuk kategori Online Learning," ujar Prof Dr Adiwijaya, seperti dalam rilis yang diterima Suara.com.
Sementara Times Higher Education (THE) yang merupakan lembaga pemeringkatan perguruan tinggi dunia menjadikan Telkom University satu di antara sembilan universitas terbaik di Indonesia. Kedelapannya adalah universitas negeri, sementara Telkom University menjadi satu-satunya kampus swasta yang masuk rankin.
THE juga memberikan poin tertinggi untuk indikator citation atau kutipan. Sementara dari Kemenristekdikti berhasil unggul dari akreditasi prodi.
Sebesar 70% Prodi yang ada di Telkom University sudah terakreditasi A dan 50% diantaranya terakreditasi secara internasional.
Tak berhenti sampai disitu, Telkom University juga berhasil mendapatkan prestasi lainnya seperti dari Widya Padhi sebagai perguruan tinggi terbaik di bidang inovasi.
Kemudian Telkom University juga meraih predikat sebagai kampus terhijau dari pemeringkatan yang dilakukan oleh UI Green Metric.
Pada Juli 2020 lalu, Telkom University juga menduduki peringkat pertama sebagai PTS terbaik di Indonesia versi Webometrics. Sistem ini melakukan penilaian terhadap semua universitas terbaik yang ada di dunia melalui website.
Baca Juga: Telkom University Bandung Melaju ke Grand Final Piala Menpora Esports 2020
Terdapat 4 komponen yang dinilai oleh Webometrics ini yaitu Presence, Visibility, Transparency (Openness), dan Excellence (Scholar).
Presence dinilai berdasarkan ukuran atau jumlah halaman dari domain web utama institusi dengan bobot 5%.
Komponen visibility dinilai berdasarkan jumlah jaringan eksternal yang terhubung ke halaman website institusi yang memiliki bobot penilaian 50%.
Komponen Transparency dinilai berdasarkan jumlah kutipan dari 110 author teratas dengan bobot penilaian sebesar 10%. Sementara untuk komponen Excellence dinilai berdasarkan jumlah makalah yang banyak dikutip selama lima tahun dengan bobot 10%.
Dengan segala prestasi yang diraih, Telkom University tentu saja bisa menjadi bahan acuan untuk mahasiswa baru. Karena sebagian besar dari mereka tentu saja ingin mengenyam pendidikan di kampus terbaik.
Berita Terkait
-
Telkom University Gandeng NUS, Telkom Dorong Talenta Digital Indonesia Berdaya Saing Global
-
TelkomGroup Dukung Menkomdigi, Ciptakan Ruang Digital Aman Bagi Anak Melalui PP Tunas
-
Telkom Gandeng Telkom University Luncurkan IAQMS Pantau Kualitas Udara Ruang Kerja
-
Kolaborasi ZTE dan Dua Universitas Terkemuka di Indonesia, Berdayakan Talenta Digital Masa Depan
-
Bahas Keberlanjutan Dalam Industri Kreatif, Praktisi Hingga Akademisi Ngumpul di Bandung
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis