Suara.com - Maskapai penerbangan Citilink membuka rute penerbangan baru Padang-Balikpapan dan Balikpapan - Manado mulai Rabu (13/1/2021) dan akan membuka rute penerbangan Padang - Medan mulai Kamis (14/1/2021).
“Dibukanya rute penerbangan baru ini diharapkan dapat meningkatkan konektivitas antar Sumatera-Kalimantan dan Sumatera - Sulawesi, sehingga dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat Padang yang akan bepergian menggunakan transportasi udara menuju Kalimantan dan Sulawesi maupun sebaliknya,” ujar VP Corporate Secretary & CSR Citilink, Resty Kusandarina, Jakarta, Rabu (13/1).
Penerbangan Padang - Balikpapan dan Balikpapan - Manado selanjutnya akan dilayani tiga kali dalam seminggu, yakni pada hari Rabu, Jumat dan Minggu menggunakan armada Airbus A320. Sementara penerbangan Padang - Medan akan dilayani empat kali dalam seminggu, Senin, Selasa, Kamis dan Sabtu menggunakan armada Airbus A320.
Adapun untuk jadwal penerbangannya adalah sebagai berikut:
Rute Nomor
Penerbangan ETD* ETA**
Padang - Balikpapan QG 302 07.00 10.55
Balikpapan - Manado QG 302 11.40 13.25
Manado - Balikpapan QG 303 14.05 16.00
Balikpapan - Padang QG 303 16.30 18.20
Padang - Medan QG 904 10.50 11.55
Medan - Padang QG 905 16.25 17.55
*ETD: Waktu keberangkatan (waktu setempat)
**ETA: Waktu kedatangan (waktu setempat)
Sebagai kota besar di provinsinya, Padang, Balikpapan, Manado dan Medan memiliki keunggulan dan daya tariknya masing-masing. Padang misalnya, merupakan ibu kota dari Sumatera Barat yang terkenal akan tradisi dan wisata sejarah yang dimiliki.
Medan, ibu kota dari Sumatera Utara yang merupakan pusat bisnis di Sumatera dan kota yang terkenal akan kulinernya. Manado, ibu kota dari Sulawesi Utara yang terkenal akan keindahan alam yang dimiliki, seperti Taman Nasional Bunaken dan Balikpapan, kota dari Kalimantan Timur yang merupakan pusat bisnis dan industri di Kalimantan.
Resty menambahkan, pembukaan berbagai rute penerbangan baru ini merupakan bentuk komitmen Citilink untuk menghubungkan kota-kota besar di Indonesia serta sebagai upaya untuk mempermudah masyarakat dalam melakukan perjalanan bisnis maupun wisata.
Citilink senantiasa tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat di seluruh lini operasional penerbangannya, baik dari pre-, in-, hingga post-flight dengan mengacu pada ketentuan protokol kesehatan yang telah ditetapkan pemerintah untuk dapat memastikan seluruh penerbangan berjalan secara optimal dengan tetap memprioritaskan kesehatan dan keamanan bagi seluruh pelanggan.
Baca Juga: Citilink Gandeng Antis Terapkan Protokol Kesehatan
Berita Terkait
-
Pesawat Selalu Terbang di Atas Laut, Ini Alasannya
-
Harus Tahu! Ternyata Tidak Semua Pesawat Terbang di atas Samudra Pasifik
-
Alasan Pesawat Tidak Terbang Melewati Samudra Pasifik dan Gunung Everest
-
Citilink Gandeng Antis Terapkan Protokol Kesehatan
-
Nasi Padang dan Suasana Sumbar Hadir di Penerbangan Jakarta-Padang
Terpopuler
- Singapura Diguncang Gelombang Protes Rakyatnya, Buntut Rencana Penggundulan Hutan untuk Perumahan
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Bukan Indonesia, Negara Ini Hukum Mati Pelaku Pembakaran Hutan
-
Bertabur Visual! Kenalan dengan 4 Cowok Idaman yang Rebutan Hati Roh Jeong Eui di Crushology 101
-
Prakiraan Cuaca Pekanbaru: Diguyur Hujan Ringan Hari Ini
-
Mangkrak 10 Tahun, Stadion Utama Sumbar Kini Kembali Bergeliat
-
Gus Yahya Klaim PBNU Tak Lagi Kejar Politik Elektoral, Kini Fokus Kawal Nilai
-
Meski Pendapatan Naik, Tapi Rugi WIKA Masih Rp1,48 Triliun
-
Rupiah Paling Lemah se-Asia Pagi Ini di Level Rp17.754/USD
-
Prabowo Kembali ke Jombang, Hadiri Penutupan Muktamar NU ke-35
-
Buruan Antre, Harga Emas Antam Masih Dipatok Rp2,67 Juta/Gram
-
Begini Strategi Rebranding Emiten Bank BCIC