Suara.com - Baru-baru ini metode tes covid 19 swab antigen kerap digunakan masyarakat, tidak hanya untuk mengetahui paparan virus covid 19 dalam tubuh seseorang, namun hasil swab antigen juga menjadi salah satu syarat perjalanan bagi masyarakat yang hendak bepergian menggunakan bus, pesawat maupun kereta api serta sejumlah moda transportasi lainnya.
Swab antigen merupakan salah satu metode tes usap dengan mengambil sampel dari sekresi hidung.
Namun, sejumlah masyarakat masih mengeluhkan rasa sakit saat pengambilan sampel dari hidung mengingat metode swab antigen mengharuskan dokter mengumpulkan sampel sekresi dari bagian paling atas tenggorokan yang posisinya berada di belakang hidung.
Dokter akan memasukkan alat test yang cukup panjang ke dalam hidung, mengambil sekresi, kemudian mengeluarkannya dan meletakkannya ke botol. Selanjutnya, sampel sekresi akan dikirim ke laboratorium untuk diuji.
Tak ayal, banyak masyarakat khususnya yang baru pertama kali menjalani swab antigen mengeluhkan rasa sakit, bahkan pada kasus tertentu sejumlah orang mengalami luka berdarah pada hidung pasca dilakukannya swab antigen.
Melihat kondisi ini, Klinikgo menggandeng PT Itama Ranoraya Tbk (IRRA) mempromosikan produk swab antigen terbaru yaitu Panbio Antigen Nasal.
Berbeda dengan swab antigen pada umumnya, produk dari pabrikan Abbott ini hanya membutuhkan pengambilan sampel sedalam 2 cm dari lubang hidung.
“Selama ini banyak yang mengeluh saat pengambilan sampel swab hidung terasa sakit bahkan sampai berdarah. Hal ini kemudian menimbulkan ketakutan pada masyarakat yang belum pernah melakukan swab antigen. Oleh karena itu Klinikgo bekerja sama dengan PT Itama Ranoraya Tbk (IRRA) mempromosikan produk swab antigen terbaru dari pabrikan Abbott dengan nama produk Panbio Antigen Nasal yang pengambilan sampel swabnya hanya 2 cm dari lubang hidung,” ucap Rio Catur Adi Saputra, CEO dari Klinikgo dalam keterangannya ditulis Selasa (9/3/2021).
Lebih lanjut, Rio menjelaskan dengan hadirnya produk Panbio Antigen Nasal ini masyarakat khususnya yang baru pertama kali melakukan tes usap tidak perlu khawatir akan rasa sakit yang ditimbulkan saat pengambilan sampel.
Baca Juga: Antisipasi Klaster Baru, Korban Banjir di Ciledug Indah Jalani Swab Antigen
Selain itu, produk ini juga cocok digunakan bagi anak-anak yang memiliki kondisi hidung yang cenderung lebih sensitif.
“Dengan Panbio Antigen Nasal ini, masyarakat tidak perlu takut lagi hidung akan sakit saat melakukan swab. Produk ini pun cocok untuk dipakai oleh anak-anak yang mungkin lebih sensitif dibandingkan orang dewasa,” pungkasnya.
Senada dengan Rio, Hendry Herman selaku Director of Sales & Marketing PT Itama Ranoraya Tbk (IRRA) menjelaskan bahwa produk swab antigen terbaru ini dapat digunakan semua kalangan.
Selain itu, masyarakat juga tidak perlu khawatir terkait dengan akurasi serta legalitas dari produk ini karena telah secara resmi terdaftar dalam Emergency Use Authorization dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).
Mewakili PT Itama Ranoraya Tbk (IRRA), Hendry berharap produk Abbott Panbio Antigen Nasal ini bisa turut mensukseskan program pemerintah selaku regulator dalam penanganan pandemi covid 19 untuk menjalankan program 3T yakni testing, tracing, dan treatment.
“Produk Antigen terbaru kami ini sangat mudah dan nyaman saat di swab dan cocok untuk semua kalangan, mulai dari anak-anak, remaja, dewasa sampai dengan lansia. Serta, sudah masuk kedalam daftar Emergency Use Authorization dari WHO. Kami berharap dengan produk Antigen terbaru ini dapat mensukseskan program 3T oleh Pemerintah sehingga meminimalisir penyebaran COVID-19,” jelasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis
-
Klasemen Piala AFF 2026 Usai Timnas Indonesia Digebuk Vietnam: Wajib Menang di Singapura
-
Mengapa Direktur Bus ALS Jadi Tersangka? Polisi Periksa 50 Saksi sebelum Naikkan Kasus ke Penyidikan
-
Polda Metro Jaya Siap Ladeni 'Serangan' Praperadilan Keempat Roy Suryo