Suara.com - Manajemen Tangcity Mall langsung bereaksi cepat dan melakukan evaluasi setelah mendapat teguran dari Pemerintah Kota Tangerang. Pihak manajemen menyadari, upaya untuk mengakomodir kebutuhan pengunjung yang beriringan dengan upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19, belum bisa dilakukan secara maksimal.
VP Director Tangcity Superblock Norman Eka Saputra menerangkan sejak awal pandemi ditetapkan WHO, manajemen sudah melakukan tindakan "antimainstream" dengan pemberhentian sementara operasional mall selama dua bulan.
Selanjutnya, pembukaan mall dilakukan dengan syarat kapasitas 50% pengunjung dan pembentukan satgas Covid-19 gabungan dari pegawai manajemen hingga aparat demi penegakan protokol kesehatan 3M di area.
"Kami selaku manajemen meminta maaf jika upaya-upaya ini belum sesuai ekspektasi yang diharapkan. Semoga kejadian kemarin menjadi evaluasi untuk manajemen agar lebih baik lagi dalam memberikan pelayanan dan penerapan protokol kesehatan," ujar Norman Eka Saputra dalam keterangan tertulis yang diterima Suara.com.
Menurut Norman Eka, jumlah pedagang Tangcity Mall masih jauh di bawah jumlah rata-rata pengunjung harian sebelum pandemi. Bahkan jumlah pengunjung saat ini hanya 40% dari peak saat Ramadhan 2019. Belum lagi antusiasme masyarakat meningkat sejak vaksinasi dirampungkan pada pertengahan Maret 2021 lalu dan pembukaan bioskop Cinema XXI, baru-baru ini.
"Pada prinsipnya kami akan patuh pada regulasi pemerintah karena sinergi ini akan melindungi kesehatan dan keselamatan bersama, termasuk pengunjung dan masyarakat Kota Tangerang pada umumnya," ucap Norman Eka.
"Terima kasih Pemerintah Kota Tangerang atas dukungan penuhnya dalam menggerakan ekonomi daerah di masa pandemi. Semoga upaya kita bersama dapat memberikan hasil yang luar biasa," tutur Norman Eka.
Berita Terkait
-
WFH demi Hemat BBM: Solusi Visioner atau Sekadar Geser Beban ke Rakyat?
-
Pemerintah Siapkan Skenario dari era Covid-19 Hadapi Krisis Energi Akibat Konflik Timur Tengah
-
Jerinx SID Kembali Singgung Konspirasi COVID-19, Ungkit Aksi Demo Tolak Rapid Tes Tahun 2020
-
Epstein Files Singgung Simulasi Pandemi Sebelum COVID-19, Nama Bill Gates Terseret
-
Merasa Tervalidasi oleh Epstein Files, Jerinx SID: Kini Kebenaran Makin Menyala
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Mengenal Inovasi dan Manfaat Lelang bagi Perekonomian Nasional
-
Rakhano Rilis "Sempat Tak Sempat", Lagu Galau yang Bikin Susah Move On
-
Paramount Land Gelar Pesta Rakyat 'Sinergi dalam Satu Harmoni'
-
Edukasi dan Promosi Kelestarian Hutan, FSC Forest Week di Indonesia Resmi Diluncurkan
-
Pastry Chef Audrey Tampi Gelar Demo Masak Eksklusif di Jakarta
-
Custom Desain Cincin Pernikahan Jadi Tren, Buat Cinta Makin Jadi Lebih Bermakna
-
Meriahkan HUT Kemerdekaan RI ke-79 dengan Tingkatkan Nasionalisme dan Eratkan Kebersamaan antar Karyawan
-
Rayakan HUT RI, Pergikuliner Festival Ruang Rasa Hadirkan Ragam Kuliner Indonesia di Central Park
-
Rayakan Hari Kemerdekaan Bersama Lebih dari 6000 Siswa dengan Berbagi Es Krim Gratis di Seluruh Indonesia
-
Terinspirasi HUT RI di IKN, The House of Arwuda Luncurkan Parfum Independence