Suara.com - Pandemi Covid-19 telah berdampak telak pada sendi-sendi kehidupan terutama perekonomian global, termasuk Indonesia.
Meski demikian, masih ada kabar baik salah satunya platform social commerce asal Indonesia yang masuk jajaran Forbes Asia 100 to Watch.
Forbes Asia 100 to Watch sendiri merupakan daftar prestisius berisi 100 perusahaan baru di wilayah Asia Pasifik yang dianggap mampu memberikan perubahan dan bisa bertumbuh dengan cepat di masa pandemi.
Adalah Evermos, platform social commerce pemberdayaan ekonomi asal Bandung, yang masuk dalam daftar Forbes Asia 100 to Watch bersama tujuh perusahaan startup Indonesia lain.
Evermos dipilih dari 900 lebih kandidat perusahaan yang berada di wilayah Asia-Pasifik. Dalam proses pemilihan, Forbes Asia mengundang akselerator, inkubator, asosiasi UKM, perguruan tinggi, pemodal ventura, dan lainnya untuk menominasikan perusahaan.
Secara teknis, Evermos memberikan kesempatan, akses dan pelatihan untuk individu, UMKM dan desa guna mencapai kemandirian finansial.
Hal itu juga memungkinkan individu-individu atau reseller untuk berjualan produk lokal ke jaringan mereka via Whatsapp atau sosial media. Menariknya, mayoritas reseller adalah ibu rumah tangga yang berada di kota-kota tier 2-3-4 di Indonesia.
Misalnya adalah Erna Nasidah (27), seorang ibu rumah tangga dan reseller Evermos mengatakan ia mulai menjadi reseller setelah terdampak pandemi pada awal 2020 lalu.
"Penghasilan suami ikut terdampak karena saat itu dia (seorang pengemudi ojek online) terdampak PSBB. Sempat awalnya ragu tapi pihak dari Evermos terus meyakinkan dan kasih pelatihan agar saya bisa ikut berikhtiar berjualan di Evermos, sampai sekarang Alhamdulillah bisa menghasilkan sampai Rp900 ribu setiap bulannya untuk bantu keluarga," imbuh Erna.
Baca Juga: Tips Nyaman Berpakaian Selama WFH ala Ivan Gunawan
Sebagai platform yang menganut filosofi Ekonomi Gotong Royong, CEO dari Evermos Iqbal Muslimin mengatakan pihaknya akan mengelola inventori, logistik, customer support dan teknologi untuk para reseller. Sementara reseller hanya akan fokus untuk mencari konsumen dan menjual produk.
"Selama pandemi ini kita melihat banyak individu yang mendaftar menjadi reseller karena dirinya atau keluarganya terkena dampak ekonomi akibat Covid-19."
"Kami bersyukur dengan terpilihnya Evermos di Forbes Asia 100 to Watch, membuktikan bahwa kita berada di jalur yang tepat dalam memberikan dampak sosial yang positif bagi Indonesia dan dunia," terang Iqbal dikutip dari siaran pers, Minggu (29/8/2021).
Masuk dalam daftar Forbes Asia 100 to Watch bukan hanya satu-satunya sumbangsih Evermos di kancah global.
Iqbal mengatakan pihaknya juga merupakan anggota Global Innovator untuk World Economic Forum, sebuah forum dunia di mana perusahaan turut berpartisipasi membahas masalah ekonomi dunia, khususnya lingkup UKM dan UMKM.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Korupsi Penerimaan Mahasiswa Baru, Rektor Unsoed Ahmad Sodiq Ditahan KPK
-
Inovasi Terbaru Kecantikan Wajah, Volulift 2.0 Resmi Diperkenalkan
-
Paradoks Jajanan SD versus MBG: Mengapa Proyek Besar Justru Rawan Keracunan?
-
Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif
-
Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor
-
Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel
-
Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis
-
Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta
-
Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD
-
Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan