Suara.com - Erupsi Gunung Semeru di Lumajang, Jawa Timur pada Sabtu (4/12/2021) lalu tentu menyisakan duka mendalam bagi banyak orang. Selain karena harus kehilangan seseorang yang mereka cintai, kerugian yang dialami pun cukup besar karena sebagian harta benda hilang tertelan abu vulkanik tebal saat letusan terjadi.
Tentu saja, banyak hal yang saat ini dibutuhkan oleh para pengungsi Gunung Semeru. Untuk itulah, Hero Group memberikan dukungan pada para korban dengan memberikan ratusan ribu produk dari unit bisnisnya, di antaranya Hero Supermarket, Guardian dan IKEA Indonesia.
Bentuk donasi yang diberikan terdiri dari ratusan paket bedding kits, dignity kits dan Covid-19 kits. Bantuan ini tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, namun juga diharapkan dapat memberikan perlindungan agar kondisi kesehatan para pengungsi tetap terjaga saat pandemi ini.
Pelepasan donasi dilakukan langsung oleh Presiden Direktur PT Hero Supermarket Tbk, Patrik Lindvall. Ia mengungkap jika pihaknya turut bersimpati dengan bencana yang dialami oleh saudara-saudara kita di daerah yang dekat dengan Gunung Semeru.
"Kami berharap donasi yang diberikan dapat membantu mereka mendapatkan perlengkapan tidur yang layak bagi anggota keluarga, memenuhi kebutuhan sanitasi yang baik, serta tetap memiliki perlengkapan dasar agar terlindungi dari risiko COVID-19, mengingat kita belum sepenuhnya bebas dari COVID-19," ungkapnya dalam siaran pers yang Suara.com terima belum lama ini.
Program Donasi ini merupakan bagian dari kepedulian Hero Group sebagai tetangga yang baik di masyarakat. di mana memiliki semangat untuk senantiasa peduli terhadap kondisi sosial serta menciptakan situasi yang saling mendukung untuk masyarakat.
Sebaran toko dari unit bisnis di seluruh nusantara tentunya membuat Hero Group selalu berusaha untuk mendukung setiap aktivitas dan bantuan kemanusiaan terutama yang terkait dengan masyarakat dan bencana alam.
“Kami juga percaya donasi ini akan menciptakan rasa kebersamaan bahwa mereka tidak sendiri menghadapi bencana ini," tutup Patrik.
Baca Juga: BNPB Catat 3.058 Kejadian Bencana Di 2021, Ini Tiga Provinsi Paling Sering Dilanda Musibah
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Pasokan Semen Aceh Tertekan, SIG Perkuat Pabrik dan Distribusi
-
Karhutla 200 Hektare di OKI Belum Sepenuhnya Padam, Tim Kejar Ekor Api
-
Bukan Sekadar Jumpscare, Aghniny Haque Ungkap Horor Berbeda di "Bisikan Desa Gringsing"
-
Tak Berkutik! WN Nigeria Pembunuh Yonkeu Ferdinand di Pasar Baru Ditangkap 15 Menit Setelah Kejadian
-
Siasat Licik dari Karawang: Ribuan Liter Miras Cukai Fotokopi Tercegat di Bakauheni
-
Kang Edai, Penjaga Adaptasi Perubahan Iklim dari Desa Kemiren
-
PDIP Tergusur Gerindra? Dari Kamar Indekos Bung Karno, Hasto Kirim Pesan Menohok
-
Makna yang Tertinggal di Atas Kanvas
-
Jakarta Sodorkan Dua Lapangan Latihan FIFA ASEAN Cup 2026, Tak Ada JIS
-
Dosen Ilmu Komunikasi UPNVJ Edukasi Siswa SD tentang Cerdas Bermedia di Era Digital