Suara.com - Era revolusi 4.0 memaksa pemerintah baik tingkat negara hingga kabupaten untuk terus beradaptasi dan menerapkan Teknologi Informasi dalam pelayanan publik.
Terlebih kondisi pandemi saat ini, di mana pelayanan terpaksa harus beralih menuju digital. Dalam hal ini, konsep kota cerdas semakin gencar diterapkan pada kota-kota di Indonesia.
Riset Rating Transformasi Digital dan Kota Cerdas Indonesia 2021 mengkategorikan kota-kota di Indonesia dalam mengimplementasikan konsep kota cerdas.
Berdasarkan hasil riset, kota-kota berikut berada pada peringkat teratas yang dinobatkan sebagai Kota Menuju Ekonomi Cerdas.
Kota dengan rating tertinggi merupakan kota yang dianggap telah memberikan inovasi secara langsung dan berdampak pada penambahan peluang usaha baru untuk masyarakat.
Inovasi yang diterapkan, pada akhirnya, berkontribusi dalam terbangunnya sistem ekosistem cerdas di kota tersebut.
Penilaian pada riset ini mengkategorikan 93 kota di Indonesia berdasarkan luas wilayah dan jumlah penduduk ke dalam tiga kategori yaitu, kota besar, kota sedang dan kota kecil.
Menurut Hasil Riset Rating Transformasi Digital dan Kota Cerdas Indonesia 2021 yang dikutip dari siaran pers, Kamis (3/1/2022), rating tertinggi Kota Menuju Ekonomi Cerdas secara berurutan untuk kategori Kota Besar diberikan kepada Kota Surabaya, Kota Bogor, Kota Semarang, Kota Bandung, Kota Batam.
Sementara, peringkat kategori Kota Sedang yaitu Kota Probolinggo, Kota Samarinda, Kota Yogyakarta, Kota Kediri, Kota Cimahi.
Baca Juga: Mudahkan Masyarakat Urus Administrasi, Mendagri Dorong Mal Pelayanan Publik Hadir di Tiap Daerah
Dan terakhir, peringkat kategori Kota Kecil yaitu Kota Pariaman, Kota Bontang, Kota Bukittinggi, Kota Blitar, Kota Magelang.
Berdasarkan hasil penelitian, kategori ini diukur berdasarkan beberapa indikator utama yaitu pertumbuhan ekonomi kota dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Dalam hal ini, peningkatan yang terjadi dilihat dari pertumbuhan di berbagai sektor pendukung kegiatan ekonomi seperti pusat bisnis dan pasar, industri, UMKM serta pariwisata.
Kota-kota yang mendapat pertingkat utama pada kategori ini diharapkan dapat menjadi percontohan bagi kota lainnya agar tercipta ekosistem kota yang semakin cerdas dan memberikan solusi-solusi terhadap masalah ekonomi yang terjadi di perkotaan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile
-
Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta
-
Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan
-
Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah
-
Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat
-
Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya
-
Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi
-
Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana