Suara.com - Berbagai produk ramah lingkungan kini tengah mendapat sorotan dan diminati oleh masyarakat. Maka tidak heran, jika berbagai produsen terus berkembang untuk menghadirkan produk yang ramah lingkungan.
Salah satunya Mowilex berhasil mengadaptasi formulasi dengan menggunakan bahan baku alternatif yang dibeli secara lokal tanpa mengorbankan kualitas. Mereka mengembangkan pewarna pengganti untuk pigmen merah yang selama ini diimport untuk digunakan dalam produk pewarna kayu yang populer.
Oleh sebab itu, berdasarkan analisis terbarunya terhadap industri cat dan pelapis di Indonesia, Frost & Sullivan memberikan penghargaan Indonesian Paints and Coatings Enabling Technology Leadership Award 2021 kepada PT Mowilex Indonesia (Mowilex). Penghargaan itu diberikan atas usahanya untuk memproduksi cat dengan kandungan senyawa organik volatil (VOC) dengan level rendah/nol, cat berbasis air, serta cat pelapis bebas timah.
"Upaya penelitian dan pengembangan Mowilex untuk terus memperkenalkan inovasi baru ke pasar cat dan pelapis Indonesia dan melakukan pengembangan produk berkinerja tinggi, rendah toksisitas serta ramah lingkungan merupakan terobosan perusahaan dengan komitmen yang tinggi untuk menciptakan hunian dan lingkungan yang sehat," kata Mahendra Chahar, Konsultan Senior Bidang Praktik Bahan Kimia dan Nutrisi Frost & Sullivan dalam keterangannya, Jumat, (11/2/2022).
Dalam keterangan itu, Mowilex juga disebut berusaha mengembangkan produk yang sesuai kebutuhan pasar domestik. Salah satunya adalah meluncurkan serangkaian cat antimikroba sebagai tanggapan atas lonjakan permintaan pelanggan terkait produk yang mampu melawan kuman dan virus terkait Covid-19.
Dengan menggunakan teknologi Silver Ion AG+ yang diformulasikan secara khusus (terbukti 99 persen efektif melawan bakteri dan virus) memberikan perlindungan superior terhadap penyebaran penyakit menular di dalam ruangan. Produk ini sejalan dengan tujuan mereka untuk menciptakan rumah yang lebih sehat bagi pelanggan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Pertalite Dibatasi, Motor Tetap Bebas Beli: Mobil Mewah Mulai Dipantau
-
3 Anggota DPRD Diperiksa Lagi, Ini Perkembangan Kasus Lampu Jalan Palembang
-
8 Pesan Gerakan Nurani Bangsa: Kritik Aparat, Korupsi hingga Demokrasi
-
Purbaya Resmi Salurkan Rp 20,5 T ke 490 Daerah, Biar Pemda Bisa Bayar Gaji PPPK
-
Fakta Baru Kasus Pilot Malaysia Selundupkan Narkoba ke Indonesia, Ada Jejak Nomor Telepon Sindikat
-
Bantah Sakit dan Mundur dari Jabatan, Menko PM Pratikno Naik Hardtop Pantau Karhutla Bromo
-
Karhutla 114 Hektare di Pelalawan dan Inhu, Baru Dipadamkan 22 Hektare
-
Menhut Raja Juli Antoni 'Ngacir' Ditanya Soal Pengembalian Uang ke KPK yang Tak Utuh
-
Purbaya-Bahlil Sepakat! Pembelian Pertalite Mau Dibatasi, Tanda-tanda Mau Dihapus?
-
The Skull Karya Jon Klassen, Dongeng Gelap yang Justru Terasa Menggemaskan