Suara.com - Penandatanganan Perjanjian Induk (Head of Agreement), antara Shoraka Group dan Kennlines Group berlangsung pada 11 April 2022. Perjanjian kerjasama ini merupakan langkah yang sangat serius bagi Shoraka Group untuk terus memperluas wilayah ekspansi bisnisnya, khususnya di Indonesia.
Didirikan di Dubai pada tahun 2006, Shoraka Group memiliki tenaga professional yang ahli dalam manajemen investasi, penasihat keuangan, investasi perbankan, pialang saham, konsultasi, dan teknik. Pengalaman kerja tenaga profesional lebih dari 100 tahun membuat Shoraka Group dapat diandalkan menjadi sebuah perusahaan investasi yang terpercaya.
Pada acara penandatanganan Perjanjian Induk, Pendiri Shoraka Group, Mohd Hasnul Ismar bin Mohd Ismail mengatakan, “Perjanjian ini adalah kolaborasi strategis dengan mitra kuat yang telah bekerja sama dengan kami dalam beberapa aspek dari bisnis Shoraka Group. Kami ingin bekerjasama untuk memanfaatkan kekuatan satu sama lain untuk membuka peluang pasar di Indonesia.”
Kennlines Group adalah perusahaan induk investasi Indonesia yang berfokus pada empat pilar kegiatan usaha yaitu Kennlines Infrastucture, Kennlines Enterprises, Kennlines Digital, dan Kennlines Advisory. Kennlines Group telah secara aktif berpartisipasi dalam pembangunan ekonomi nasional.
CEO Kennlines Group, Mirza Whibowo Soenarto mengatakan, “Ini akan menjadi pengalaman menarik yang bisa diraih bersama Shoraka Group untuk terus maju dalam mengembangkan bisnisnya di Indonesia. Kami percaya kolaborasi ini akan menjadi peluang yang sangat baik.”
Penandatanganan dilakukan di Jakarta, dihadiri oleh CEO Kennlines Group, Mirza Whibowo Soenarto, Co-Founders Shoraka Group, Mohd Hasnul Ismar bin Mohd Ismail dan Wan Ahmad Nazim bin Mohamed Noor serta Managing Director Shoraka DV, Johar bin Amat.
Selain menjadi langkah yang sangat serius dari Shoraka Group untuk melebarkan sayap bisnisnya di Jakarta, Penandatangan Perjanjian Induk ini juga sebagai tanda sinergi dalam meningkatkan ekonomi kreatif di Indonesia. Hasnul mengatakan, “Kami sangat serius memasuki pasar Indonesia dan mengembangkan potensi dan solusi terdepan di bidang teknologi, infrastruktur, dan ekonomi kreatif.”
Hasnul menambahkan, “Kami berharap sinergi yang akan datang akan memberikan nilai tambah yang besar dan bermanfaat bagi seluruh pemangku kepentingan dan perusahaan terkait, dalam hal ini Shoraka Group dan Kennlines Group, dan tentunya masyarakat luas.”
Baca Juga: Onew SHINee Ungkap Pernah Untung 1000% dari Investasi Saham
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
- 5 Pilihan Rice Cooker Panci Keramik yang Awet, Tahan Gores, dan Mudah Dibersihkan
Pilihan
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
Terkini
-
Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC
-
Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI
-
Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK
-
Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir
-
Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat
-
Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!
-
Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass
-
Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!
-
Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah
-
Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar